Soal Konten Porno, PPP Dukung Menkominfo Bekukan WhatsApp

Selasa, 07 November 2017 - 13:56 WIB
Soal Konten Porno, PPP...
Soal Konten Porno, PPP Dukung Menkominfo Bekukan WhatsApp
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara diminta tegas terhadap konten pornografi berformat Graphics Interchange Format (GIF) atau format animasi sederhana di aplikasi WhatsApp (WA).

Hal itu dikatakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. Menurutnya, tindakan tegas yang dimaksud tidak sekadar peringatan, melainkan pembekuan izin operasi WA.

"Kita minta Menkominfo bertindak tegas, bukan hanya peringatan kepada WhatsApp, tapi pembekuan izin operasi WA kalau memang dia tidak segera mencabut konten porno itu," kaa pria yang akrab disapa Romi ini, Selasa (7/11/2017).

Sebab menurut dia, penyebaran konten pornografi di Indonesia bisa semakin parah jika tidak tegas. Terlebih lanjut dia, saat ini telah terjadi perang siber dengan para penyedia konten pornografi yang semakin kreatif.

"Semakin canggih dan semakin distributif, jadi semakin menyebar aktor pelaku itu," ungkap legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah VII ini.

Maka itu dia menilai, sanksi tegas berupa pemblokiran bagi WA dari pemerintah perlu jika dalam waktu 2X24 jam konten pornografi itu tidak diatasi.

"Ini sebagai bentuk perlindungan kita sesuai undang-undang antipornografi dan antipornoaksi, undang-undang itu tidak hanya berhenti dalam peraturan, tapi benar-benar dilakukan penegakan," paparnya.

Selain itu, dia juga menyoroti masih banyaknya situs porno yang dapar diakses hingga kini. "Karena itu mereka harus membuat blok kepada seluruh konten porno yang ada di Indonesia ini dengan berbagai cara dengan di-update setiap saat bukan hanya setiap hari tapi setiap saat," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Australia Bakal Melarang...
Australia Bakal Melarang Anak di Bawah Umur dari Media Sosial: Minimal 16 Tahun!
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia Kaji Aturan Batas Usia Medsos, Bye-Bye TikTok untuk Anak di Bawah Umur?
Maksimalkan Beragam...
Maksimalkan Beragam Fitur Sosmed, Brand Mahasiswa ini Tembus Negeri Tetangga
Hadirkan Teknologi Inovatif...
Hadirkan Teknologi Inovatif untuk Pelanggan, Blibli Bersaing secara Global
Teknologi Machine Learning...
Teknologi Machine Learning Bikin Aman dan Nyaman Bersosial Media
Berita Terkini
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved