Tangkal Hoax, Kemenkominfo Gandeng Kelompok Agama

Selasa, 17 Oktober 2017 - 11:49 WIB
Tangkal Hoax, Kemenkominfo...
Tangkal Hoax, Kemenkominfo Gandeng Kelompok Agama
A A A
JAKARTA - Ada berbagai cara yang dilakukan ‎Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara dalam menangkal fenomena kabar bohong atau hoax dan ujaran kebencian (hate speech) di masyarakat.

Salah satunya caranya menjalin kerja sama dengan kelompok-kelompok keagamaan. "Kemenkominfo punya cara bagaimana konten-konten negatif tidak berkembang selain blokir, yaitu literasi. Blokir itu capai, belum urusan ngeblokirnya, belum sama yang diblokirnya," ujar Rudi saat menjadi keynote speaker dalam seminar bertajuk Bahaya Hoax Melalui Media Sosial Sebagai Ancaman Disintegrasi Bangsa di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2017).

Hadir menjadi pembicara dalam acara itu Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Samuel Abrijani Pangerapan, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Brigjen Fadil Imran, Pakar Komunikasi Politik Gun Gun Heryanto.

Menurut Rudiantara, literasi ke kelompok agama adalah cara efektif menangkal konten negatif berbau hoax dan ujaran kebencian.

Dia mengaku telah mengunjungi organisasi keagamaan. Termasuk ke kalangan seperti kiai dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Maka keluarlah fatwa MUI. Salah satunya bagaimana umat tabayyun (klarifikasi) saat mendapat informasi dari media sosial," ungkapnya. ‎

Selain ke kelompok Islam, dia juga datang ke Parisadah Hindu, ke konferensi umat Katolik, pertemuan dengan PGI. "Kami juga akan sambangi tokoh-tokoh agama yang punya pengaruh untuk bekerja sama menangkal berita hoax," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadi Alat Propaganda,...
Jadi Alat Propaganda, DPD: Hoaks Ancam Persatuan Bangsa
Percepatan Teknologi...
Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Media Sosial
Media Punya Peran Penting...
Media Punya Peran Penting Menjaga Kredibilitas Informasi
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Hoax dan Ujaran Kebencian...
Hoax dan Ujaran Kebencian di Media Sosial Jadi Ancaman Demokrasi
Pengamat Sebut Influencer...
Pengamat Sebut Influencer Dibutuhkan untuk Sampaikan Informasi
Berita Terkini
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved