Enam Penerjun Kopassus Dapat Sertifikat Muri

Minggu, 15 Oktober 2017 - 14:45 WIB
Enam Penerjun Kopassus...
Enam Penerjun Kopassus Dapat Sertifikat Muri
A A A
JAKARTA - Enam Penerjun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang membawa anjing penyerang dalam demonstrasi terjun bebas militer (free fall) saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 TNI 5, Oktober di Pelabuhan Dermaga Indah Kiat Merak Cilegon Banten menerima sertifikat piagam penghargaan dari Ketua Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri) Jaya Suprana.

Piagam Penghargaan yang sama juga diterima dari Ketua Persatuan Olahraga Dirgantara Terjun Payung (Pordirga) Bapak Nisfu Chasbullah, didampingi oleh Sekjen Pordirga Effendi Soen.

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Lapangan Makopassus Cijantung, Jawa Timur, Sabtu 14 Oktober 2017.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni memberikan apresiasi secara khusus atas keberhasilan dan kesuksesan prajuritnya melaksanakan pemecahan Rekor Muri ini.

Pelaksanaan pemecahan Rekor Muri tersebut telah diverifikasi saat gladi resik HUT ke-72 TNI dan disaksikan langsung oleh Ketua Muri Jaya Suprana dan perwakilan Muri Triyono selaku Manajer Operasional Muri.

Bahkan sebelum pemberian piagam penghargaan dilakukan, Jaya Suprana, Direktur Utama Muri Alyawati Sarwono, Ketua Pordirga Nisfu Chasbullah dan Sekjen Pordirga Efendi Soen diberikan kesempatan menyaksikan langsung demonstrasi para penerjun free fall beserta satwa/anjing penyerang dari ketinggian 8.000 feet/kaki, yang mendarat sempurna di lapangan upacara Makopassus Cijantung.

Pelaksanaan terjun bebas militer (free fall) dengan membawa anjing penyerang sangat berisiko dan memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Terjun tandem seperti ini biasanya dilakukan peterjun dengan membawa manusia dalam satu payung. Teknik terjun payung tandem membawa anjing jauh lebih sukar dibandingkan dengan membawa manusia, karena penerjun harus memiliki ikatan bathin dan emotional (bounding) dengan sanjing yang dibawa untuk terjun.

Jika manusia bisa diatur maka anjing tidak bisa diatur seperti layaknya manusia. Selain itu, terjun bebas militer (free fall) sangat jauh berbeda dengan terjun statik dan teknik pendaratan para peterjun pun memiliki kerawanan tersendiri ketika melakukan pendaratan.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni menyampaikan untuk mengukir Rekor Muri, terjun tandem satwa K-9 tidak mudah karena harus memenuhi persyaratan, yaitu berkualifikasi pawang satwa anjing K-9 dan peterjun tandem master dengan catatan minimal 500 kali jam terbang serta jenis satwa K-9 yang dibawa juga merupakan anjing penyerang yang harus dalam kondisi prima sehingga berdaya serang maksimal pada saat melaksanakan aksi serangan.

"Kegiatan ini sebelumnya diawali dengan uji coba penerjunan individu pada Latihan Tribuana Cakti XXI Kopassus TA. 2017 beberapa bulan lalu di Merauke pada materi terjun taktis Blind Jump Free Fall malam hari dengan kondisi gelap gulita," tutur Danjen.

Untuk menjawab tuntutan tugas ke depan, kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan kembali dihadapkan dengan spektrum ancaman dan kerawanan-kerawanan di daerah tugas operasi.

Menurut Madsuni, para penerjun harus mampu menguasai dan menjinakkan satwanya, baik sebelum, selama dan sesudah penerjunan, dilanjutkan dengan serangan aksi di sasaran.

Hal tersebut, kata dia, menjadi tantangan yang tidak mudah bagi prajurit Kopassus yang telah melewati proses latihan yang keras efektif dan efisien serta berhasil guna mendukung kegiatan infiltrasi, baik siang maupun malam hari.
(dam)
Berita Terkait
Mayjen TNI Deddy Suryadi...
Mayjen TNI Deddy Suryadi Dilantik Jadi Komandan Jendral Kopassus
Latihan, Kopassus Lumpuhkan...
Latihan, Kopassus Lumpuhkan Teroris yang Sandera Pejabat Daerah Cilegon
Profil Jenderal Kopassus...
Profil Jenderal Kopassus Djon Afriandi, Lulusan Terbaik Akmil 1995
5 Komandan Kopassus...
5 Komandan Kopassus Sebelum Prabowo Subianto, yang Terakhir Jadi KSAD 3 Presiden
Anggota Kopassus Evakuasi...
Anggota Kopassus Evakuasi Barang Milik Warga Korban Letusan Semeru
Dansat 81 Kopassus Resmi...
Dansat 81 Kopassus Resmi Berganti, Kini Dijabat Letkol Inf Raden Nasrul Fathurrohman
Berita Terkini
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Operasional Haji 2026...
Operasional Haji 2026 Selesai, Menhaj: Seluruh Jemaah Sudah Kembali ke Tanah Air
Infografis
3 Pangdam Lulusan Akmil...
3 Pangdam Lulusan Akmil 1996, Semuanya Jenderal Kopassus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved