Polri Bentuk Densus Tipikor, KPPU: Kami Siap Pasok Data

Minggu, 15 Oktober 2017 - 13:19 WIB
Polri Bentuk Densus...
Polri Bentuk Densus Tipikor, KPPU: Kami Siap Pasok Data
A A A
TANGERANG SELATAN - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebutkan banyak kasus persekongkolan usaha berkaitan dengan praktik suap dan korupsi. Oleh karena itu diperlukan penanganan perkara pidana oleh aparat penegak hukum, seperti kepolisian.

Hal tersebut sejalan dengan rencana pembentukan Densus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) oleh Polri. Dimana nantinya satuan anti-rasuah Polri itu akan fokus pada praktik korupsi dan suap yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengungkapkan, dari data tercatat ada sekira 70% kasus yang ditangani KPPU berupa persekongkolan pemenang tender. Persekongkolan itu berlangsung antarpelaku usaha atau lazim disebut persekongkolan horizontal.

"Persekongkolan antarpelaku usaha ini dalam banyak kasus yang kami tangani di KPPU, rupanya tidak berdiri sendiri. karena persekongkolan itu selalu difasilitasi, dimediasi, dan didukung oleh vertikalnya. Vertikalnya itu apa?biasanya panitia tender, pemilik proyek yang memfasilitas orang tertentu untuk menang tender," ungkapnya kepada wartawan di Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (15/10/2017).

Syarkawi menjelaskan, praktik persekongkolan ada juga yang bersifat vertikal, yaitu dengan melibatkan keluarga dekat dari oknum pejabat kepala daerah. KPPU tidak memiliki kewenangan untuk mengusut persekongkolan itu selain memberikan rekomendasi kepada pihak Kepolisian dan KPK.

"Persekongkolan vertikal ini biasanya (pelaku) mengaku dari keluarga dekat bupati, gubernur atau si pemilik proyek. Motif persekongkolan horizontal dan vertikal selalu muncul bersamaan. Jika horizontal itu langsung kami ambil alih, tapi untuk yang kental nuansa vertikal, biasanya bermotif korupsi, suap-menyuap, maka kami hanya memberi rekomendasi saja karena ranahnya pidana," jelas dia.

Syarkawi memastikan lembaga yang dipimpinnya siap bersinergi dengan Densus Tipikor Polri mengenai temuan atau data tentang kasus persekongkolan vertikal di berbagai daerah. Ia berharap ke depan KPPU dilibatkan dalam Densus ini.

Selama ini, kata dia, lebih dari 70% laporan masyarakat yang mereka tangani erat kaitannya dengan persekongkolan barang dan jasa, yang nuasa korupsinya sangat banyak (pidana). "Nanti jika kami diundang (Densus Tipikor), kami akan sharing, pasok data maupun temuan mengenai laporan itu," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Pembentukan Kortas Tipikor...
Pembentukan Kortas Tipikor Polri Diapresiasi
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi 60 Perwira Densus 88 Antiteror Polri
Apa Tugas Densus 88...
Apa Tugas Densus 88 Antiteror Polri? Simak Penjelasan Lengkapnya
Mutasi Polri, Eks Komandan...
Mutasi Polri, Eks Komandan Upacara HUT RI di Istana Jabat Kabagops Densus 88
Polri Sebut Tersangka...
Polri Sebut Tersangka Teroris yang Ditangkap Seorang PNS
5 Fakta Menarik Densus...
5 Fakta Menarik Densus 88 Anti Teror Polri, Salah Satunya Didukung Pemerintah Amerika Serikat
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved