KPK Periksa Pengurus PSSI Selama Sembilan Jam

Kamis, 12 Oktober 2017 - 01:19 WIB
KPK Periksa Pengurus...
KPK Periksa Pengurus PSSI Selama Sembilan Jam
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Iwan Budianto terkait kasus suap pengadaan yang menjerat Wali Kota Batu non aktif Eddy Rumpoko.

Iwan diperiksa sekitar 9 jam sebagai saksi Rumpoko. Menantu mantan Wali Kota Kediri H Maschut itu diperiksa dengan kapasitas sebagai Direktur Utama Hotel Ijen Suites Malang. "Prinsipnya hari ini pertanyaanya yang ringan ringan saja," tutur Iwan santai saat keluar dari gedung merah putih KPK, Rabu (11/10/2017) malam.

Dia mengaku ditanya penyidik seputar perkenalannya dengan Rumpoko. Dia juga ditanya apakah memiliki hubungan kekerabatan dengan Rumpoko. Iwan mengakui mengenal Rumpoko. Dia mengenal yang bersangkutan sejak tahun 1997-1998 saat Rumpoko masih menjadi pengusaha properti yang tergolong besar. "Saya pernah membeli propertinya. Kalau berusaha bersama tidak pernah," terangnya.

Iwan juga mengaku sempat heran kenapa dipanggil dengan kapasitas sebagai Direktur Utama Hotel Ijen Suites Malang. Dia pun sempat bertanya balik ke penyidik, apakah hotelnya menjadi salah satu tempat kejadian perkara atau sebagai tempat transaksi suap.

"Penyidik menjawab tidak. Saya dipanggil hanya terkait perkenalan dengan Pak Eddy Rumpoko," jelasnya. (Baca: Selain Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, KPK Juga Tangkap 4 Orang)

Terkait dugaan keterkaitan pembelian Toyota Alphard milik Rumpok yang mengatasnamakan dirinya, Iwan mengaku tidak tahu hal itu.

Diketahui, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko terjaring operasi tangkap tangan KPK terkait suap proyek pengadaan. Suap yang diterima Rumpoko berasal dari fee proyek 10% dari nilai proyek Rp5,26 miliar atau Rp500 juta.

Suap diberikan Filipus Djap pengusaha hotel di Kota Batu yang sekaligus pelaksana proyek. Dalam OTT KPK menyita barang bukti uang tunai Rp300 juta yang diduga sisa suap Rp500 juta.
(thm)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved