Jokowi: Kekerasan Akan Memberikan Pengalaman Buruk bagi Anak
Rabu, 11 Oktober 2017 - 11:21 WIB
Jokowi: Kekerasan Akan Memberikan Pengalaman Buruk bagi Anak
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada para siswa Sekolah agar menjauhi narkoba. Dia juga mengingatkan untuk menjauhi aksi kekerasan baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah.
"Ingat kekerasan apapun akan memberikan pengalaman buruk pada temen-temen kita. Maka stop bullying," ucap Jokowi saat memberikan penyuluhan bahanya narkoba, pornografi dan kekerasan di Hall D-2 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/10/2017).
(Baca juga: Jokowi Pesan Jika Ada Orang Tak Dikenal Tawarkan Premen, Tolak!!! )
Jokowi meminta stop aksi Bullying terhadap sesama kawan. Sebab, aksi tersebut akan mengakibatkan dampak yang buruk terhadap korban. Dia berpesan agar para siswa memiliki karakter yang sopan dan santun antar sesama.
"Terakhir agar jadi generasi kuat tangguh dan mampu membawa negara ini menjadi bangsa yang besar," ujarnya.
Aksi kekerasan dan bullying diketahui kerap terjadi dan menimpa sejumlah siswa sekolah. Bahkan tak jarang, aksi tersebut terjadi di lingkungan pendidikan. Sehingga, hal ini membutuhkan perhatian pemerintah dan elemen masyarakat untuk dicarikan solusinya.
"Ingat kekerasan apapun akan memberikan pengalaman buruk pada temen-temen kita. Maka stop bullying," ucap Jokowi saat memberikan penyuluhan bahanya narkoba, pornografi dan kekerasan di Hall D-2 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (11/10/2017).
(Baca juga: Jokowi Pesan Jika Ada Orang Tak Dikenal Tawarkan Premen, Tolak!!! )
Jokowi meminta stop aksi Bullying terhadap sesama kawan. Sebab, aksi tersebut akan mengakibatkan dampak yang buruk terhadap korban. Dia berpesan agar para siswa memiliki karakter yang sopan dan santun antar sesama.
"Terakhir agar jadi generasi kuat tangguh dan mampu membawa negara ini menjadi bangsa yang besar," ujarnya.
Aksi kekerasan dan bullying diketahui kerap terjadi dan menimpa sejumlah siswa sekolah. Bahkan tak jarang, aksi tersebut terjadi di lingkungan pendidikan. Sehingga, hal ini membutuhkan perhatian pemerintah dan elemen masyarakat untuk dicarikan solusinya.
(pur)