Islamic Book Fair 2018 Kembali Gelar Pameran Buku Terbesar di JCC

Kamis, 05 Oktober 2017 - 18:03 WIB
Islamic Book Fair 2018...
Islamic Book Fair 2018 Kembali Gelar Pameran Buku Terbesar di JCC
A A A
JAKARTA - Penyelenggaraan Islamic Book Fair (IBF) atau pameran buku-buku Islam terbesar akan kembali digelar di Balai Sidang Jakarta atau Jakarta Convention Center (JCC) pada 18-22 April 2018.

“Insya Allah, pelaksanaannya masih di tempat yang sama, yakni JCC. Dan pada penyelenggaraan IBF kali ini kami berharap bisa memberikan yang terbaik bagi para pecinta buku, peserta pameran, pengunjung, dan seluruh stakeholders dunia perbukuan,” kata ketua panitia pelaksana M Anis Baswedan, Kamis (5/10/2017).

Anis menambahkan, pihak panitia penyelenggara telah menyiapkan berbagai hal untuk menyambut 'event' pameran buku Islam yang terbesar di Tanah Air ini. “Mulai dari promosi, publikasi, silaturahim ke pihak sponsor, juga ke lingkup pesantren, kampus, sekolah, instansi terkait dan masyarakat,” terangnya.

Dengan berbagai promo dan aktivitas yang telah dijalankan tersebut, pihaknya berharap mendapatkan tanggapan positif dari banyak pihak, terutama para sponsor dan peserta pameran. “Tahun lalu, sekitar 200-300 peserta ikut meramaikan penyelenggaraan Islamic Book Fair. Tahun ini kami harapkan minimal sama dengan tahun lalu,” kata direktur Penerbit Akbar Media ini.

Begitu pula dengan jumlah pengunjung pameran. Dari beberapa pameran buku yang pernah diselenggarakan, pengunjung Islamic Book Fair, ungkap Anis, selalu dipadati para pengunjung.

“Sewaktu di Istora dulu, jumlahnya bisa mencapai 400.000 - 450.000 pengunjung selama 10 hari. Sedangkan di JCC, jumlahnya sekitar 150.000-200.000, karena waktu penyelenggaraannya hanya lima hari,” kata dia.

Anis berharap, pameran Islamic Book Fair 2018 ini mampu menumbuhkan minat baca masyarakat. Karena itu, dia mengajak lembaga pemerintah seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemeng), Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Desa dan Percepatan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) serta lembaga terkait lainnya untuk turut serta mengikuti pameran buku-buku islam ini.
(pur)
Berita Terkait
Ngabuburit Seru di Pameran...
Ngabuburit Seru di Pameran Sampul Manusia, Suguhkan 1.000 Cover Buku dari 1974 hingga 2024
Dongkrak Budaya Literasi,...
Dongkrak Budaya Literasi, 35.000 Judul Buku Disajikan dalam Big Bad Wolf Books
SMA Labschool Jakarta...
SMA Labschool Jakarta Unjuk Karya Literasi di Festival Jakarta Panen Buku 2025
Buku Bermutu Indonesia...
Buku Bermutu Indonesia Ramaikan Frankurt Book Fair, Pameran Buku Terbesar Dunia
Big Bad Wolf Books,...
Big Bad Wolf Books, Pameran Buku Internasional Pertama di Mal Kota Semarang
Indonesia International...
Indonesia International Book Fair 2024
Berita Terkini
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved