Pakar Pidana: Menang Praperadilan, Setya Novanto Belum Aman

Kamis, 05 Oktober 2017 - 14:32 WIB
Pakar Pidana: Menang...
Pakar Pidana: Menang Praperadilan, Setya Novanto Belum Aman
A A A
JAKARTA - Meski menang dalam sidang praperadilan melawan Komisi Pembrentasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, posisi hukum Ketua DPR Setya Novanto belum tentu "aman".

KPK dinilai bisa mererbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru bagi dirinya.“Saya yakin meskipun gugatan praperadilan Setya Novanto dimenangkan oleh PN Jaksel, namun tidak akan terlalu mengganggu proses perkara e-KTP. Meskipun status tersangka Setya Novanto dicabut, KPK masih bisa menerbitkan sprindik kembali,” tutur pakar hukum pidana Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) Dr Muh Khambali, Kamis (5/10/2017). (Baca juga: KPK Diminta Tak Gegabah Terbitkan Sprindik Baru Setya Novanto )

Menurut Khambali, sidang praperadilan belum memeriksa pokok perkara. Praperadilan baru memeriksa yuridis formal penetapan tersangka.

Jika KPK hendak menerbit sprindik kembali, kata dia, hal-hal yang dianggap "cacat hukum" oleh hakim praperadilan disempurnakan hingga tidak ada celah lagi diserang dengan upaya hukum praperadilan.

Kendati demikian, dia mengungkapkan putusan Hakim Cepi Iskandar dalam praperadilan Setya Novanto ini tetap harus dihormati.

"Namun demikian kita juga harus tetap mendukung penuh upaya dan langkah KPK dalam pencegahan dan pemberantasan tipikor (tindak pidana korupsi)," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved