Lagi, Rapat Pleno Golkar Bahas Penonaktifan Setya Novanto Diundur
Jum'at, 29 September 2017 - 12:36 WIB
Lagi, Rapat Pleno Golkar Bahas Penonaktifan Setya Novanto Diundur
A
A
A
JAKARTA - Rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kembali diundur. Rapat yang sedianya digelar pukul 13.00 WIB hari ini diundur menjadi hari Senin 2 Oktober 2017 pekan depan.
"Senin pekan depan, pukul 19.00 WIB," ujar Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPP Partai Golkar Y‎orrys Raweyai dihubungi SINDOnews, Jumat (29/9/2017).
Adapun alasan pengunduran rapat pleno itu, kata dia, karena hal teknis. Yorrys menjelaskan, bahwa rapat koordinasi teknis (Rakornis) II Koordinator bidang Kepartaian di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta, masih berlangsung hingga hari ini. Sehingga, pengurus partai itu masih sibuk mengikuti kegiatan tersebut.
Adapun Rakornis itu bertujuan untuk memantapkan target pemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Selain itu, kata dia, ruang rapat pleno di Kantor DPP, Jalan Anggrek Nely, Slipi, Jakarta, akan digunakan Dewan Pembina Partai Golkar untuk acara nonton bareng (Nobar) film pengkhianatan G30S/PKI pukul 19.00 WIB nanti.
"Tadinya kan kita mau bikin nanti malam, tapi ternyata ruangan itu tiga hari lalu sudah dibooking oleh pembina, Pak Aburizal Bakrie mau bikin Nobar G30 S. Ya akhirnya ya sudah, hari Senin aja," tuturnya.
Dia mengaku sudah membuat undangan rapat pleno DPP Partai Golkar untuk hari ini. "Tahu-tahu tadi Kesekjenan bilang Pak itu sudah tiga hari lalu sudah diminta oleh Aburizal Bakrie pembina, dia akan nonton dengan anak-anak muda Golkar itu kan yang satu grup. Tadinya dia akan bikin di TV One, tapi akhirnya diundurkan, dipindahkan ke DPP aja. Ya sudah," ungkapnya.
Adapun rapat pleno itu akan didengarkan jawaban Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) atas rekomendasi rapat harian Senin 25 September 2017 lalu. Sedangkan isi rekomendasi itu meminta Setya Novanto diberhentikan sementara dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar dan dipilih pelaksana tugas (Plt).
Sekadar diketahui, rapat pleno itu sebelumnya diundur dari jadwal awal, Kamis 28 September 2017 menjadi hari ini.
"Senin pekan depan, pukul 19.00 WIB," ujar Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPP Partai Golkar Y‎orrys Raweyai dihubungi SINDOnews, Jumat (29/9/2017).
Adapun alasan pengunduran rapat pleno itu, kata dia, karena hal teknis. Yorrys menjelaskan, bahwa rapat koordinasi teknis (Rakornis) II Koordinator bidang Kepartaian di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta, masih berlangsung hingga hari ini. Sehingga, pengurus partai itu masih sibuk mengikuti kegiatan tersebut.
Adapun Rakornis itu bertujuan untuk memantapkan target pemenangan Pilkada 2018 dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Selain itu, kata dia, ruang rapat pleno di Kantor DPP, Jalan Anggrek Nely, Slipi, Jakarta, akan digunakan Dewan Pembina Partai Golkar untuk acara nonton bareng (Nobar) film pengkhianatan G30S/PKI pukul 19.00 WIB nanti.
"Tadinya kan kita mau bikin nanti malam, tapi ternyata ruangan itu tiga hari lalu sudah dibooking oleh pembina, Pak Aburizal Bakrie mau bikin Nobar G30 S. Ya akhirnya ya sudah, hari Senin aja," tuturnya.
Dia mengaku sudah membuat undangan rapat pleno DPP Partai Golkar untuk hari ini. "Tahu-tahu tadi Kesekjenan bilang Pak itu sudah tiga hari lalu sudah diminta oleh Aburizal Bakrie pembina, dia akan nonton dengan anak-anak muda Golkar itu kan yang satu grup. Tadinya dia akan bikin di TV One, tapi akhirnya diundurkan, dipindahkan ke DPP aja. Ya sudah," ungkapnya.
Adapun rapat pleno itu akan didengarkan jawaban Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) atas rekomendasi rapat harian Senin 25 September 2017 lalu. Sedangkan isi rekomendasi itu meminta Setya Novanto diberhentikan sementara dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar dan dipilih pelaksana tugas (Plt).
Sekadar diketahui, rapat pleno itu sebelumnya diundur dari jadwal awal, Kamis 28 September 2017 menjadi hari ini.
(kri)