Dinilai Berhasil, namun Ada Sejumlah Catatan Terkait Haji 2017

Jum'at, 22 September 2017 - 21:02 WIB
Dinilai Berhasil, namun...
Dinilai Berhasil, namun Ada Sejumlah Catatan Terkait Haji 2017
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid bersyukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji 2017 yang berjalan tanpa adanya musibah atau hambatan administrasi kepada jamaah haji.

"Pertama bersyukur tidak ada musibah dan masalah masif seperti visa," kata Sodik saat dihubungi Koran SINDO, Jumat (22/9/2017).

Meski demikian, Sodik mencatat masih terdapat sejumlah kekurangan pelayanan kepada para jamaah yang harus menjadi perhatian agar tidak terulang dipelaksanaan ibadah haji selanjutnya.

"Seperti keterlambatan pelayanan kesehatan, khususnya kepada jamaah yang wafat, ditemukan jamaah yang harus menunggu lebih dari 10 jam untuk bisa di urus jenazahnya," ucap Sodik.

"Juga dengan pelayanan transportasi, masih ditemukan bus mogok atau bus yang jumlahnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Akibatnya banyak jamaah yang harus menunggu lama untuk bisa terangkut menuju tempat tujuan," imbuhnya.

(Baca juga: Jamaah Haji Asal Banyumas Ditolong 4 Orang Misterius di Kakbah)

Catatan lain dari politikus Partai Gerindra ini adalah, kapasitas maktab yang melebihi jumlah, sehingga jamaah harus berdesakan. Catatan tersebut muncul akibat lemahnya pengawasan dan koordinasi antara Kementerian Agama (Kemenag) dengan maktab.

Padahal kata Sodik, anggaran untuk melaksanakan kegiatan ini sudah dinaikkan. "Pengawasan kita kepada maktab itu. Jadi banyak kelemahan di kita, artinya kelemahan di maktab, yang uangnya sudah kita berikan, bahkan sudah kita naikkan," kata Sodik.

Sodik memastikan, catatan-catatan ini akan disampaikan kepada pemerintah, khususnya Kemenag pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang rencananya akan digelar pada November mendatang.

Dia berharap, ada keseriusan pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan perbaikan dari pelaksanaan dan pelayanan ibadah haji.

"Itu harus jadi perhatian kita kenapa terlalu lemah posisi Kemenag kepada maktab. Kemungkinan November kita akan undang Kemenag, Kemenkes, dan Perhubungan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved