Panglima TNI dan Pemerintah Sejalan Jika TVRI Putar Film G30S PKI
Rabu, 20 September 2017 - 14:37 WIB
Panglima TNI dan Pemerintah Sejalan Jika TVRI Putar Film G30S PKI
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi menilai pemerintah dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sejalan jika film Pengkhianatan G30S PKI ditayangkan TVRI. Politikus Partai Golkar ini menilai tepat jika Panglima meminta dukungan pemerintah untuk menayangkan film Pengkhianatan G30S PKI itu.
Dengan demikian masyarakat bisa melihat secara jelas, apakah Panglima TNI dan pemerintah satu pikiran bahwa sejarah PKI tidak perlu diperdebatkan kembali. ”Bila TVRI menyiarkan film ini, artinya Panglima dan pemerintah sejalan,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017).
Namun jika TVRI tidak menayangkannya, maka masyarakat akan melihat komitmen pemerintah terhadap peristiwa G30S PKI. "Baik itu sikapnya terhadap TAP MPRS 25 tahun 1966, ataupun penghormatan-penghormatan formil pada tanggal 30 September dan 1 Oktober," ungkapnya. (Baca juga: TNI Akan Tetap Memutar Film Pengkhianatan G30S PKI )
Ia pun berpendapat sejumlah stasiun televisi swasta perlu merespons imbauan Panglima TNI dengan menayangkan film itu. Diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginstruksikan seluruh jajarannya di Indonesia untuk menggelar nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S PKI. Sejumlah partai politik (parpol) pun akan melakukan hal yang sama, di antaranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). (Baca juga: Jokowi Ingin Ada Film G30S PKI Versi Baru )
Dengan demikian masyarakat bisa melihat secara jelas, apakah Panglima TNI dan pemerintah satu pikiran bahwa sejarah PKI tidak perlu diperdebatkan kembali. ”Bila TVRI menyiarkan film ini, artinya Panglima dan pemerintah sejalan,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017).
Namun jika TVRI tidak menayangkannya, maka masyarakat akan melihat komitmen pemerintah terhadap peristiwa G30S PKI. "Baik itu sikapnya terhadap TAP MPRS 25 tahun 1966, ataupun penghormatan-penghormatan formil pada tanggal 30 September dan 1 Oktober," ungkapnya. (Baca juga: TNI Akan Tetap Memutar Film Pengkhianatan G30S PKI )
Ia pun berpendapat sejumlah stasiun televisi swasta perlu merespons imbauan Panglima TNI dengan menayangkan film itu. Diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menginstruksikan seluruh jajarannya di Indonesia untuk menggelar nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S PKI. Sejumlah partai politik (parpol) pun akan melakukan hal yang sama, di antaranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). (Baca juga: Jokowi Ingin Ada Film G30S PKI Versi Baru )
(poe)