ACT Kirim 2.000 Ton Beras untuk Rohingya

Selasa, 19 September 2017 - 14:43 WIB
ACT Kirim 2.000 Ton...
ACT Kirim 2.000 Ton Beras untuk Rohingya
A A A
JAKARTA - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) siap mengirim 2.000 ton beras untuk ratusan ribu pengungsi Rohingya di perbatasan Myanmar dan Bangladesh.

Ribuan ton beras itu dibawa dengan 80 kontainer dari lumbung pangan Blora menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (19/9/2017) hari ini. Rencananya bantuan kemanusiaan itu akan dilepas di Dermaga Terminal Petikemas Surabaya, Kamis 21 September 2017.

Adapun 2.000 ton beras itu dibagi menjadi 80.000 karung beras. Setiap karung beras memiliki berat sekira 25 kilogram. Jika ditotal keseluruhan, terdapat 2.000.000 kilogram beras yang berhasil terkumpul. "Jumlah sebanyak itu setara dengan berat bersih 2.000 ton beras," tulis ACT melalui situsnya, act.id, Selasa (19/9/2017).

Proses pengangkutan beras untuk Rohingya berlangsung sejak Sabtu 16 September 2017. Selama empat hari, proses muat beras dari gudang ke dalam kontainer dilakukan per 500 ton setiap hari.

Puncaknya, Selasa (19/9/2017) hari ini iring-iringan kontainer berjalan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Iring-iringan konvoi truk kontainer bantuan untuk Rohingya dilepas langsung oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho.

Selain masyarakat, para siswa sekolah dasar terlihat bersemangat melepas iring-iringan kontainer bantuan untuk Rohingya.

Bantuan tersebut nantinya akan diangkut oleh kapal kemanusiaan untuk Rohingya. Rencananya, kapal akan dilepas Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Aksi Cepat Tanggap Ahyudin di Dermaga Terminal Petikemas Surabaya, Kamis 21 September 2017.

Presiden ACT, Ahyudin mengungkapkan, 10.000 orang akan datang ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk melepas bantuan tersebut. "Kami akan berkumpul. Hampir 10.000 orang akan melepas keberangkatan kasih sayang Allah dari umat Islam dan bangsa ini, yang ditandai 2.000 ton beras," kata Ahyudin di Blora, Jawa Tengah, Selasa (19/9/2017).
(dam)
Berita Terkait
Menlu: PBB Mulai Lakukan...
Menlu: PBB Mulai Lakukan Pendataan Migran Rohingya di Aceh
Pemerintah Diminta Waspadai...
Pemerintah Diminta Waspadai Sindikat Pengungsi Rohingya
Organisasi Rohingnya...
Organisasi Rohingnya Ungkapkan Terima Kasih Atas Penyelamatan Pengungsi di Aceh
24 Pengungsi Rohingya...
24 Pengungsi Rohingya Tenggelam di Malaysia
3 Tahun Berlalu, Pengungsi...
3 Tahun Berlalu, Pengungsi Rohingya Kian Menderita
Bantu Pengungsi Rohingnya...
Bantu Pengungsi Rohingnya di Aceh, Kemlu Koordinasi dengan PBB
Berita Terkini
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved