Bertemu Kepala BIN, Gubernur Papua Berdiskusi Menjaga Persatuan

Jum'at, 15 September 2017 - 19:50 WIB
Bertemu Kepala BIN,...
Bertemu Kepala BIN, Gubernur Papua Berdiskusi Menjaga Persatuan
A A A
JAKARTA - Tuduhan bahwa Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) akan memasangkan Gubernur Papua Lukas Enembe dengan Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua 2018 dibantah langsung oleh Lukas. Lukas memastikan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan bukan membahas mengenai dirinya yang akan maju di Pilgub Papua seperti yang viral beberapa hari terakhir.

Pertemuan tersebut adalah semata-mata membahas laporan dari Lukas agar persatuan dan kesatuan bisa terjadi di Papua. "Bukan itu (dipasangkan dengan Paulus)," katanya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (15/9/2017).

Menurut Lukas, pertemuan itu memang terjadi. Tepatnya di rumah Kepala BIN di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 5 September 2017 lalu. "Tapi banyak hal yang dilaporkan dan minta petunjuk dari Kepala BIN," ujarnya.

‎Pertemuan itu membahas banyak hal. Salah satunya adalah mengenai kejadian pascapilkada serentak 2017. Seperti diketahui, ada beberapa kabupaten/kota di Papua yang melaksanakan pemilihan.

Lukas meminta kepada BG agar Mendagri Tjahjo Kumolo segera melantik para pemenang pilkada. "Bahkan ada lima wilayah yang PSU (pemilihan suara ulang). Sesuai putusan MK (Mahkamah Konstitusi) harus segera dilantik. Saya meminta arahan agar tidak terjadi bentrok nanti," ucapnya.

‎Pembahasan juga mengenai pelaksanaan otonomi khusus di Papua. Menurut Lukas, pelaksanaan otonomi khusus di Papua tinggal 6 tahun lagi. Untuk itu, dia menyarankan agar pemerintah pusat menyiapkan grand design. "Nah setelah otonomi khusus itu nanti seperti apa. Saya diskusi itu," lanjut dia.

Hampir di setiap pilkada selalu terjadi permasalahan. Akibatnya, banyak pembangunan yang dilakukan, tapi kemudian hancur karena dibakar. "Tentu rakyat juga yang kasihan," tuturnya.

Terakhir Lukas menyampaikan perkembangan pelaksanaan PON di Papua. Diketahui Papua akan menjadi tuan rumah PON pada 2020. "Kami meminta dukungan dari BIN dan Polri untuk mengamankan itu," terangnya.
(poe)
Berita Terkait
Lindungi Kedaulatan...
Lindungi Kedaulatan NKRI, Indonesia Rancang Strategi Keamanan Nasional
Rekonsiliasi Papua Damai...
Rekonsiliasi Papua Damai Cinta NKRI Terus Disuarakan Tokoh Adat dan Agama
Integrasi Papua ke NKRI...
Integrasi Papua ke NKRI Sudah Final, Berikut Ulasan Sejarahnya
Menanti Jaminan Keamanan...
Menanti Jaminan Keamanan di Papua
Potensi Konflik Sosial...
Potensi Konflik Sosial di Era Teknokultur
Mahasiswa Papua Minta...
Mahasiswa Papua Minta Jangan Ada yang Manfaatkan Isu BlackLivesMatter
Berita Terkini
Polri Gandeng FBI Cek...
Polri Gandeng FBI Cek Dolar yang Disita dari Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Kejagung Tegaskan Febrie...
Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tidak ke Luar Negeri
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved