Jokowi-JK Masih Dipercaya Bisa Perbaiki Kesejahteraan Rakyat
Selasa, 12 September 2017 - 15:19 WIB
Jokowi-JK Masih Dipercaya Bisa Perbaiki Kesejahteraan Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Mayoritas masyarakat masih menaruh kepercayaan kepada Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam dua tahun sisa kepemimpinan.
Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philip Vermonte mengatakan, meski publik melihat belum ada perubahan kondisi ekonomi dibanding Pemerintahan sebelumnya, namun optimisme mampu mensejahterakan masyarakat masih tetap tinggi.
"Mereka menganggap ekonomi belum berubah tapi trust tinggi," kata Philip saat memaparkan hasil riset di kantornya, Jakarta, Selasa (12/9/2017).
Menurut Philip, kepercayaan ini yang menjadi modal utama Pemerintah Jokowi-JK untuk terus bekerja menyejahterakan masyarakat. Apalagi dibidang utama lain, Pemerintah dianggap cukup berhasil memuaskan masyarakat.
"Dalam hal politik menurut saya trust masih menjadi modal dari pemerintahan Jokowi-JK," tutur Philip.
Peneliti CSIS bidang Departemen Politik dan Hubungan Internasional, Arya Fernandes menambahkan, optimisme masyarakat juga pada kemampuan Pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur.
Menurut dia, optimisme bahkan mencapai 83,2% sementara yang tidak optimis hanya 16,4%. "Artinya publik sangat optimis dengan kerja pemerintahan kedepan," tambah Arya.
Survei CSIS dilakukan pada 23-30 Agustus 2017, melibatkan 1.000 responden berusia 17 tahun keatas yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Penarikan sampel dilakukan secara acak (probability sampling) secara multistage random sampling dengan margin error +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.
Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philip Vermonte mengatakan, meski publik melihat belum ada perubahan kondisi ekonomi dibanding Pemerintahan sebelumnya, namun optimisme mampu mensejahterakan masyarakat masih tetap tinggi.
"Mereka menganggap ekonomi belum berubah tapi trust tinggi," kata Philip saat memaparkan hasil riset di kantornya, Jakarta, Selasa (12/9/2017).
Menurut Philip, kepercayaan ini yang menjadi modal utama Pemerintah Jokowi-JK untuk terus bekerja menyejahterakan masyarakat. Apalagi dibidang utama lain, Pemerintah dianggap cukup berhasil memuaskan masyarakat.
"Dalam hal politik menurut saya trust masih menjadi modal dari pemerintahan Jokowi-JK," tutur Philip.
Peneliti CSIS bidang Departemen Politik dan Hubungan Internasional, Arya Fernandes menambahkan, optimisme masyarakat juga pada kemampuan Pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur.
Menurut dia, optimisme bahkan mencapai 83,2% sementara yang tidak optimis hanya 16,4%. "Artinya publik sangat optimis dengan kerja pemerintahan kedepan," tambah Arya.
Survei CSIS dilakukan pada 23-30 Agustus 2017, melibatkan 1.000 responden berusia 17 tahun keatas yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Penarikan sampel dilakukan secara acak (probability sampling) secara multistage random sampling dengan margin error +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.
(maf)