Buntut Kasus Debora, Mendagri Imbau Rumah Sakit Tak Tolak Pasien

Minggu, 10 September 2017 - 15:24 WIB
Buntut Kasus Debora,...
Buntut Kasus Debora, Mendagri Imbau Rumah Sakit Tak Tolak Pasien
A A A
JAKARTA - Kasus meninggalnya bayi berumur empat bulan, Tiara Debora Simanjorang di IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres mendapat perhatian banyak masyarakat. Tak terkecuali Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Tjahjo mengatakan bahwa Kementeriannya mengirim surat ke para kepala daerah pada Senin 11 September 2017 besok. Adapun inti dari surat tersebut meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan penyuluhan kepada rumah sakit agar tidak menolak pasien yang memerlukan emergency.

"Senin akan buat surat kepada kepala daerah, bupati, walikota, tembusan gubernur untuk Pemda memonitor memberikan penyuluhan kepada rumah sakit swasta khususnya untuk tidak menolak pasien yang memerlukan emergency, demikian juga RSUD dan RS swasta wajib memberikan pengobatan kepada warganya," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/9/2017).

Tjahjo berang dengan kasus meninggalnya Debora. Mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini tak ingin kasus seperti Debora terulang kembali di kemudian hari.

"Mari kita cegah jangan sampai muncul kembali Debora-Debora lain, bayi yang dalam keadaan gawat atau darurat, tapi rumah sakit tidak mau memproses atau memberikan pengobatan, rumah sakit hanya berpikir uang," ungkap Tjahjo.

Menurut dia, Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres atau rumah sakit yang pernah melakukan serupa harus diberi sanksi sosial oleh masyarakat.

"Sanksi sosial RS tersebut paling tepat, jangan berobat ke Rumah Sakit yang tidak manusiawi," katanya. Dia mengakui bahwa undang-undang memang lemah dalam mengontrol rumah sakit yang tidak manusiawi tersebut.

"Pihak RS tahu si bayi Debora sakit parah harus ada emergency, malah dirujuk ke RS lain, harusnya ditangani dulu, kalau sudah stabil bisa dirujuk," pungkasnya.

Sekadar diketahui, bayi berumur empat bulan, Tiara Debora Simanjorang meninggal dunia di IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, belum lama ini. Debora meninggal lantaran pihak Rumah Sakit menolak merawat Debora di ruang PICU, karena uang orang tua bayi itu, Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi kurang.

Pihak Rumah Sakit menyodorkan harga uang muka perawatan di PICU sebesar Rp19.800.000. Sementara orang tua Debora hanya memiliki uang Rp5 juta.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved