Jamaah Haji Ketahuan Nekat Bawa Air Zamzam Satu Koper

Kamis, 07 September 2017 - 19:07 WIB
Jamaah Haji Ketahuan...
Jamaah Haji Ketahuan Nekat Bawa Air Zamzam Satu Koper
A A A
JEDDAH - Air zamzam masih menjadi barang yang coba dibawa jamaah haji Indonesia ke Tanah Air dengan beragam cara. Jamaah sepertinya masih merasa kurang puas hanya mendapatkan kuota lima liter air zamzam dari maskapai penerbangan.

Ada beberapa modus yang dilakukan jamaah haji, di antaranya membungkus secara rapi botol bekas air mineral dengan lakban. Ada pula yang terang-terangan membawanya dalam kaleng besar bekas biskuit.

"Jamaah dilarang memasukan air zamzam dalam wadah apapun ke dalam koper yang masuk bagasi. Begitu juga dengan tas yang dibawa ke atas pesawat," kata Kasubag Informasi dan Humas Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Abdul Basir di Bandara Jeddah, Arab Saudi, Kamis (7/9/2017).

Personel Daerah Kerja (Daker) Bandara ini mengungkapkan, bahkan ada jamaah haji yang nekat mengisi kopernya dengan air zamzam semua.

"Yang ketahuan saat proses xray di bandara semuanya diturunkan. Tas dibongkar dan air zamzam dikeluarkan. Di Bandara Jeddah dalam proses pemulangan ini banyak tas jamaah yang ketahuan membawa air zamzam," sebut Abdul Basir.

Karena itu, dia mengingatkan kembali agar jamaah haji yang pulang ke Tanah Air menaati aturan volume bagasi dan barang bawaan dalam penerbangan. Karena itu semua demi keselamatan penerbangan.

Adapun ketentuan terkait barang bawaan adalah sebagai berikut:

1. Jamaah haji diperkenankan membawa tas paspor, tas tentengan (tas kabin) maksimal 7 kg, dan koper (bagasi) maksimal 32 kg. Selebihnya agar dikirim melalui jasa kargo

2. Perusahaan penerbangan hanya akan mengangkut tas tentengan dan koper yang diberikan oleh mereka

3. Selama penerbangan, jamaah dilarang:

a. Membawa cairan melebihi 100 ml dalam tas tentengan kecuali obat-obatan

b. Benda yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam (mainan yang menggunakan baterai agar baterainya dikeluarkan)

c. Memasukan air zamzam dalam koper (bagasi)

d. Membawa parfum melebihi 10 buah @100 ml

Sebelumnya Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, persoalan yang kerap muncul dari tahun ke tahun adalah beban bawaan jamaah melebihi volume yang telah ditentukan.

"Saya imbau kalau mau beli oleh-oleh untuk sanak famili jangan lupa untuk memperhitungkan bobot maksimal, karena akan disortir oleh petugas penerbangan. Jika berlebihan, maka tidak bisa diangkut. Jangan berlebihan dalam berbelanja, jangan membeli barang yang sudah ada di Tanah Air. Ini sekaligus untuk keselamatan penerbangan," pinta Menag.
(kur)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved