Pansus Nilai OTT Merupakan Upaya KPK Imbangi Opini Publik

Rabu, 30 Agustus 2017 - 11:53 WIB
Pansus Nilai OTT Merupakan...
Pansus Nilai OTT Merupakan Upaya KPK Imbangi Opini Publik
A A A
JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini dinilai sebagai upaya lembaga antikorupsi itu untuk mengimbangi opini masyarakat terhadap peristiwa di panitia khusus (pansus) hak angket DPR.

Salah satu contoh, OTT terhadap Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno pada Selasa 29 Agustus 2017 malam, ketika Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Polisi Aris Budiman menghadiri rapat dengar pendapat bersama pansus angket.

"Menurut saya ini mengimbangkan opini publik," kata Anggota Pansus Angket DPR terhadap KPK Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan, penilaiannya itu dari sudut pandang politik. "Setiap ada peristiwa pasti ada OTT. Menurut saya ini keseimbangan, mereka menjaga itu," papar ketua komisi III DPR ini.

(Baca juga: Kronologi Penangkapan Wali Kota Tegal)

Contoh lainnya kata dia, OTT KPK terhadap panitera pengganti di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) pada Senin 21 Agustus 2017.

OTT itu terjadi saat mantan Hakim Pengawas PN Jakarta Pusat Syarifuddin Umar mendatangi PN Jaksel untuk menerima pembayaran ganti rugi dari KPK sebesar Rp100 juta, terkait penyalahan prosedur dalam OTT kasus suap PT Skycamping Indonesia pada 2012.

"Ketika ada hakim yang menerima pergantian dari KPK di selatan, OTT di selatan. Biasalah itu," ungkap politikus Partai Golkar ini.
(maf)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Calon Dewas KPK Sarankan...
Calon Dewas KPK Sarankan Penyidik Bicara ke Dewan Pengawas Sebelum OTT
Raker Komisi III DPR...
Raker Komisi III DPR Bersama KPK, Sahroni Pertanyakan Terminologi OTT
Dukung OTT, DPR Juga...
Dukung OTT, DPR Juga Minta KPK Kedepankan Pengawasan dan Pencegahan
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved