Menag Minta Jangan Ada Biro Haji dan Umrah Telantarkan Jamaah

loading...
Menag Minta Jangan Ada Biro Haji dan Umrah Telantarkan Jamaah
Menag Minta Jangan Ada Biro Haji dan Umrah Telantarkan Jamaah
A+ A-
YOGYAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin minta kepada semua biro ibadah haji dan umrah agar melayani jamaah dengan baik, tidak boleh ada lagi biro yang menelantarkan jamaahnya.

"Harus dipahami haji dan umrah itu adalah perjalanan ibadah, bukan wisata. Jangan menelantarkan jamaah," kata Lukman Hakim, di sela meresmikan pelayanan terpadu satu pintu, di Yogyakarta, dalam rangkaian Aksioma-KSM 2017, Selasa (8/8/2017).

Kejadian yang pernah ada, tidak boleh lagi terulang lagi. Semua biro umrah dan travel harus memiliki pemahaman dan penanaman untuk melayani jamaah. "Mereka itu tamu Tuhan, harus dilayani dengan baik," tuturnya.

Menteri Lukman meminta pihak Kementerian Agama untuk lebih ketat dalam mengeluarkan izin. "Termasuk memberikan sanksi kepada biro yang nakal. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas," ungkapnya.



Sebelumnya, pelaksanaan pelayanan jamaah haji Indonesia oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sejak keberangkatan pertama, Jumat 28 Agustus 2017 dinilai baik oleh Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI).

(Baca juga: Jamaah Haji Indonesia Antusias Ikuti Ziarah Situs Islam)

Perbaikan tahun ini adalah pada transportasi dan akomodasi. Wakil Ketua Indonesia KPHI, Imam Adaruqhutni mengatakan, bus sudah ditingkatkan. Menurutnya hotel-hotel untuk penginapan juga sesuai rekomendasi tahun sebelumnya.



"Pelaksanaan haji di gelombang pertama ini kami nilai sudah baik. Lebih baik dari tahun lalu. Namun kami mencatat sejumlah hal yang perlu diperbaiki pada tahun depan,” ujar Imam di Kantor Misi Haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi, Jumat, 4 Agustus 2017.

Dia menambahkan, terkait bus, tahun sebelumnya pernah ada yang mogok dikarenakan adanya kebijakan efisiensi dalam layanan PPIH. Padahal, kata dia sebelumnya layanan bus baik. "Akhirnya direkomendasikan untuk dinaikkan lagi level standar layanannya," ucapnya.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top