Jokowi Minta Hutan Primer Beri Keuntungan kepada Rakyat
Rabu, 02 Agustus 2017 - 12:55 WIB
Jokowi Minta Hutan Primer Beri Keuntungan kepada Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar moratorium hutan gambut harus berdasarkan evaluasi atau corrective action yang tepat. Maka itu, Jokowi meminta koreksi tersebut dilakukan secara langsung di lapangan.
"Senang karena lapangannya sedikit hasil sudah kelihatan, tapi saya ingin konkret hasil yang besar," ujar Jokowi dalam sambutan Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017 di Kantor Kementerian LHK, Jakarta, Rabu (2/8/2017).
Jokowi berpesan kepada semua pihak agar penjagaan hutan primer dilakukan secara nyata. Ia mengaku tidak ingin pengelolaan hutan di Indonesia tak memberikan keuntungan kepada rakyat.
Kembali lagi Jokowi mengingatkan agar Indonesia mau mencontoh Swedia dan Finlandia yang menjadikan sumber hutan sebagai kemakmuran rakyat. Sebaliknya, kata Jokowi, di dalam negeri pihak Perhutani tidak cermat dalam mengelola hutan yang ada. Sebagai contoh, hutan Jati yang seharusnya memakmurkan masyarakat sekitar, justru masyarakatnya masih hidup miskin.
"Itu yang harus dikoreksi besar-besarnya. Hutan jati memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan. Saya enggak usah ngomong karena saudara-saudara tahu apa yang harus dilakukan," pungkasnya.
"Senang karena lapangannya sedikit hasil sudah kelihatan, tapi saya ingin konkret hasil yang besar," ujar Jokowi dalam sambutan Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2017 di Kantor Kementerian LHK, Jakarta, Rabu (2/8/2017).
Jokowi berpesan kepada semua pihak agar penjagaan hutan primer dilakukan secara nyata. Ia mengaku tidak ingin pengelolaan hutan di Indonesia tak memberikan keuntungan kepada rakyat.
Kembali lagi Jokowi mengingatkan agar Indonesia mau mencontoh Swedia dan Finlandia yang menjadikan sumber hutan sebagai kemakmuran rakyat. Sebaliknya, kata Jokowi, di dalam negeri pihak Perhutani tidak cermat dalam mengelola hutan yang ada. Sebagai contoh, hutan Jati yang seharusnya memakmurkan masyarakat sekitar, justru masyarakatnya masih hidup miskin.
"Itu yang harus dikoreksi besar-besarnya. Hutan jati memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan. Saya enggak usah ngomong karena saudara-saudara tahu apa yang harus dilakukan," pungkasnya.
(kri)