Tito Ungkap Ciri-ciri Pria Diduga Kuat Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

Senin, 31 Juli 2017 - 18:23 WIB
Tito Ungkap Ciri-ciri...
Tito Ungkap Ciri-ciri Pria Diduga Kuat Pelaku Penyerangan Novel Baswedan
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan lima orang yang sempat diamankan 'negatif' tidak ditemukan kecocokan atau patut diduga tidak terlibat. Hal tersebut berdasarkan keterangan para saksi yang berada di lapangan saat terjadinya aksi penyerangan disertai penyiraman air keras terhadap ‎penyidik KPK, Novel Baswedan terjadi.

Menurut Tito, dari hasil penyelidikan ditemukan perkembangan baru di mana, pihaknya mendapatkan keterangan dari salah satu saksi yang tak bersedia disebutkan‎ namanya karena kepentingan keamanan. Saksi tersebut menjelaskan, pria yang diduga pelaku penyerangan Novel berada di lokasi kejadian 2 menit sebelum peristiwa.

Keterangan saksi tersebut, dianggap menjadi bukti petunjuk yang kuat bagi Penyidik Polri untuk mencurigai diduga pelaku penyerangan yang mengendarai sepeda motor.

‎"Ciri-cirinya, tingginya hampir 167-170. Agak hitam, rambut kriting, kemudian badan cukup ramping‎," kata Tito saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Tito menjelaskan, orang yang diduga kuat pelaku penyiraman ini memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan lima orang yang diamankan sebelumnya berdasarkan keterangan saksi. Termasuk dengan satu orang bernama Muhammad Lestaluhu yang sempat diyakini Novel sebagai pelakunya.

"Nah sodara Lestaluhu ini sangat jauh berbeda karena tingginya hanya 157 cm. Sementara pelaku penyerang ini sekitar 167-170 cm. Dan kemudian wajah juga berbeda, dan ini adalah foto pada saat kita melakukan konfrontasi," ujarnya.

Tito mengaku, pihaknya sangat terbuka kepada KPK untuk terlibat dalam menangani kasus ini secara bersama-sama. Termasuk pihaknya mempersilakan jika KPK ingin memverifikasi hasil penyelidikan terhadap lima orang yang pernah diamankan Polri.

"Baik tim lidik maupun tim analisnya (KPK), dan kita akan terbuka untuk itu. Kami sudah menawarkan (kerjasama) dari tanggal 16 Juni," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Penyiram Air Keras Novel...
Penyiram Air Keras Novel Baswedan, Rahmat Kadir Divonis 2 Tahun Penjara
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Studi Ungkap Golongan...
Studi Ungkap Golongan Darah O Lebih Kuat Terhadap Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved