Penjelasan Demokrat Soal Pertemuan SBY-Prabowo Digelar 27 Juli

Jum'at, 28 Juli 2017 - 06:22 WIB
Penjelasan Demokrat...
Penjelasan Demokrat Soal Pertemuan SBY-Prabowo Digelar 27 Juli
A A A
JAKARTA - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) digelar pada Kamis 27 Juli 2017.

Adapun pertemuan yang berlangsung pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.51 itu di Kediaman SBY, Puri Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengaku tanggal 27 Juli tidak disengaja dipilih untuk pertemuan kedua tokoh itu. "Enggak ada," ujar Hinca di Rumah SBY, Kamis (27/7/2017). (Baca juga: PDIP Tak Masalah Peringatan Tragedi Kuda Tuli Jadi Momentum Pertemuan SBY-Prabowo )

Hinca mengatakan, SBY tiba di Tanah Air pada Senin 24 Juli 2017 dari Eropa selama 21 hari. "Kegiatan internasional beliau. Karena beliau ini pembicara di mana-mana," ucapnya.

Kemudian, lanjut dia, Selasa 25 Juli 2017 digelar rapat internal Partai Demokrat. "Nah siap-siap, terus telepon-teleponan sana, sana tanya, sini tanya, yang paling memungkinkan pas waktunya tanggal 27. Begitu saja, enggak ada kata-kata spesifik," ucapnya.

Menurut dia, angka 27 cukup menarik. "Jadi menarik ya teman-teman angka 27, 2+7=9, bagus juga sih, Tapi yang penting hari ini diplomasi nasgornya (nasi gorengnya). Itu saya kira bagus. Tadi pak Prabowo juga menyatakan waktu kami makan, enak betul," pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, lima orang meninggal dunia serta ratusan lainnya luka-luka dalam tragedi Kuda Tuli, 27 Juli 1996. Saat itu kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI), Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat diserang pendukung Soerjadi yang merupakan Ketua Umum PDI hasil Kongres Medan periode 1996-1998 menyerbu dan berusaha menguasai kantor PDI kubu Megawati Soekarnoputri itu.

Adapun Megawati adalah Ketua Umum PDI hasil Kongres Surabaya untuk periode 1993-1998. Dalam penyerbuan itu ditengarai keterlibatan aparat Polri dan TNI. Sehingga, setiap tahunnya PDIP memperingati tragedi Kuda Tuli tersebut.
(dam)
Berita Terkait
Mendagri Tito Buka Peluang...
Mendagri Tito Buka Peluang Revisi UU Ormas, Evaluasi Transparansi Keuangan
Mendagri Tito Buka Peluang...
Mendagri Tito Buka Peluang Revisi UU Ormas, DPR Terbuka: Kalau Urgen
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Aparat Penegakan Hukum Berantas Premanisme Berkedok Ormas
Wamendagri: Larangan...
Wamendagri: Larangan Seragam Ormas Sudah Diatur di UU 16 Tahun 2017
Syarat Mendirikan Ormas...
Syarat Mendirikan Ormas yang Harus Dipenuhi Anies Baswedan
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved