Hari Bhakti TNI AU Pamerkan Pesawat Perang yang Melegenda

Kamis, 27 Juli 2017 - 09:03 WIB
Hari Bhakti TNI AU Pamerkan...
Hari Bhakti TNI AU Pamerkan Pesawat Perang yang Melegenda
A A A
YOGYAKARTA - Tidak banyak yang tahu, Museum Pusat TNI Angkatan Udara (AU) Dirgantara Mandala ternyata memiliki koleksi pesawat legendaris, Cureng. Di dunia, keberadaan pesawat ini hanya tinggal di Indonesia saja.

Pesawat legendaris yang pernah dipergunakan untuk operasi pengeboman tangsi Belanda di Salatiga, Ambarawa, dan Semarang ini, akan dipamerkan dalam napak tilas peringatan Hari Bhakti TNI AU ke 70 tahun 2017.

Cureng atau Yokosuka K5Y adalah pesawat latih bersayap ganda dan berkursi dua yang dipergunakan oleh Kaigun dalam Perang Dunia II. Pesawat jagoan di masanya itu diawaki oleh dua penerbang, memiliki panjang 8,05 meter, bentang sayap 11 meter dan tinggi 3,2 meter. Cureng memiliki kecepatan maksimum 212 km/jam dengan jarak jangkau 1.019 kilometer dan ketinggian 5.700 meter.

Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir Novyan Samyoga menyebut peringatan hari Bhakti yang jatuh pada Tanggal 29 Juli, mempunyai makna yang sarat dengan nilai-nilai kejuangan, makna ini sangat berarti bagi TNI Angkatan Udara.

Menurutnya, pada tanggal tersebut yakni 29 Juli 1947, ada dua peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah perjuangan bangsa khususnya AURI. Peristiwa pertama adalah keberhasilan AURI menyerang kedudukan militer Belanda di Semarang, Ambarawa dan Salatiga.

"Serangan udara ini adalah serangan pertama yang dilakukan AURI. Yang kedua adalah tertembaknya pesawat Dakota VT-CLA yang mengakibatkan gugurnya Komodor Muda Udara Prof Dr Abdulrachman Saleh, Komodor Muda Udara A Adisutjipto dan Opsir Muda Udara Adi Soemarmo Wirjokusumo," kata Novyan, Kamis (27/7/2017).

Sementara itu Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto menambahkan, sejumlah rangkaian kegiatan digelar dalam acara tersebut. Di antaranya ziarah dan malam tirakatan di Monumen Ngoto serta Upacara militer dengan inspektur KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Kemudian dilanjutkan wisuda purnapati bertempat di Kampus AAU. Selain itu juga digelar sarasehan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala serta paginya dilaksanakan napak tilas," terangnya.
(maf)
Berita Terkait
Mengenal I Made Susila...
Mengenal I Made Susila Adnyana, Jebolan AAU 1990 yang Resmi Jabat Danseskoau
Deretan Brevet Pangkoopsudnas...
Deretan Brevet Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tonny Harjono, Jebolan AAU 1993
KSAU Bersama Jajaran...
KSAU Bersama Jajaran Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Panglima TNI
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
Kolonel dr Berlian Lanjutkan...
Kolonel dr Berlian Lanjutkan Estafet Kepemimpinan RS Pusat Angkatan Udara
KSAU Marsekal TNI Fadjar...
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo Hadiri Simposium Ketahanan Udara di Australia
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved