Setya Novanto Jadi Tersangka, Internal Golkar Dorong Munaslub

Selasa, 18 Juli 2017 - 07:32 WIB
Setya Novanto Jadi Tersangka,...
Setya Novanto Jadi Tersangka, Internal Golkar Dorong Munaslub
A A A
JAKARTA - Internal Partai Golkar prihatin atas ditetapkannya Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.

Politikus muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengakui, sebagai kader Partai berlambang pohon beringin, dirinya juga merasa sedih dengan semakin kuatnya dugaan Novanto sebagai aktor utama dalam kasus itu.

Namun demikian, sebagai kader yang memiliki komitmen tinggi, Doli menyatakan akan lebih mengedepankan kepentingan yang lebih besar bagi partai, bangsa, dan negara. Doli kembali mendorong adanya suksesi kepemimpinan di internal Golkar.

"Saya sudah menyarankan saat itu agar beliau segera mengundurkan diri dan keluarga besar Golkar harus segera menyiapkan diri melakukan pergantian kepemimpinan baru di DPP. Itu perlu dilakukan demi penyelamatan partai," kata Doli melalui keterangan tertulis, Selasa (18/7/2017).

Doli menuturkan, citra Partai Golkar semakin hari semakin merosot akibat kasus e-KTP. Faktanya, dalam bulan terakhir ini, setiap kali ada persidangan dan pemeriksaan saksi, nama Novanto selalu disebut dan secara otomatis pasti Golkar tersandera dan terbawa-terbawa negatif.

Oleh karena itu, lanjut Doli, dengan ditetapkannya Novanto sebagai tersangka saat ini, tidak ada jalan lain, Novanto diminta mengundurkan diri dari Ketua Umum DPP Golkar dan Ketua DPR. "Agar citra partai Golkar dan DPR tidak terikut terus merosot," kata Doli.

Doli mengingatkan agar Golkar tidak terseret dalam urusan pribadi Novanto. Pasalnya, kata Doli, hal itu bisa mengganggu urusan konsolidasi partai dalam menghadapi agenda-agenda politik strategis ke depan.

"Pilkada serentak 2018 sudah di depan mata dan persiapan Pileg dan Pilpres 2019 tidak bisa ditunda. Jadi tidak ada jalan lain DPP dengan semua perangkatnya termasuk Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, dan Dewan Pakar harus segera melakukan rapat untuk mengambil sikap mempersiapkan Munaslub," kata Doli.
(pur)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved