Kasus Putra Jokowi Tak Ditindaklanjuti, Fadli Zon Minta Polisi Adil

Kamis, 06 Juli 2017 - 19:15 WIB
Kasus Putra Jokowi Tak...
Kasus Putra Jokowi Tak Ditindaklanjuti, Fadli Zon Minta Polisi Adil
A A A
JAKARTA - Tindakan kepolisian yang tidak menindaklanjuti kasus dugaan ujaran kebencian putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat heran Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Pasalnya, keputusan kepolisian itu dianggap terlalu cepat.

Adapun kasus itu dilaporkan Muhammad Hidayat ke Polres Metro Bekasi Kota. "Saya tak tahu maksudnya bagaimana. Tapi memang sangat cepat sekali. Nah, kan penilaian menjadi penilaian subjektif," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Dirinya pun mempertanyakan nasib sejumlah kasus yang terkesan dibuat-buat. "Bagaimana dengan kasus lain yang saya juga berpendapat mengada-ada. Misalnya kasus makar, itu kan mengada-ada, saya kira harus dihentikan dong," paparnya.

Adapun yang dimaksud kasusnya mengada-ada di antaranya tuduhan makar kepada Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad al-Khaththath dan sejumlah aktivis lainnya.

"Tidak perlu ditindaklanjuti dan tidak perlu mentersangkakan orang, termasuk kasus makar yang waktu itu jelang 212, lalu Al Khaththath jelang 313, itu kan mengada-ada. Tidak ada bukti sama sekali, polisi harus hentikan," kata politikus Partai Gerindra ini.

Dirinya pun mempersilakan masyarakat menilai sikap kepolisian yang langsung tidak menindaklanjuti kasus putra Presiden Jokowi dengan sejumlah kasus yang terkesan mengada-ada itu.

"Biar masyarakat yang menilai di mana ada keadilan atau tidak. Kalau orang lapor tiba-tiba dinyatakan tidak ada, kan harusnya diperiksa dulu, paling tidak diperlakukan secara equal atau sama," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Sebar Ujaran Kebencian...
Sebar Ujaran Kebencian Terhadap Presiden, Ibu Rumah Tangga di Batam Ditangkap
Meski Menuai Polemik,...
Meski Menuai Polemik, Pemerintah Tak Akan Cabut UU ITE
Soal Revisi UU ITE,...
Soal Revisi UU ITE, Mahfud MD: Jangan Alergi terhadap Perubahan
Konten Berbau SARA,...
Konten Berbau SARA, Dua Akun Media Sosial Dilaporkan ke Polisi
Terjerat Kasus Ujaran...
Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Ruslan Buton Dijerat UU ITE
Dukung MUI terkait UU...
Dukung MUI terkait UU Anti-Kebencian terhadap Agama, Partai Perindo: Untuk Jaga Persatuan
Berita Terkini
Kemenhaj Siapkan Manasik...
Kemenhaj Siapkan Manasik Kesehatan untuk Jemaah Haji 2027
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved