PPP Bandingkan Besaran Bantuan Parpol dengan Negara Lain

Selasa, 04 Juli 2017 - 19:46 WIB
PPP Bandingkan Besaran...
PPP Bandingkan Besaran Bantuan Parpol dengan Negara Lain
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membandingkan besaran bantuan partai politik (banpol) di Indonesia dengan negara lain.

Walaupun pemerintah telah menaikkan besaran bantuan parpol dari sebelumnya Rp108 per suara menjadi Rp1.000 per suara, nilai itu dinilai PPP masih tergolong kecil.‎

"Jika dibandingkan dengan negara lain, besaran banpol (bantuan parpol) Rp1.000 per suara masih jauh. Misalnya di Jerman, besaran dana banpol setara Rp9.000 per suara," kata Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi dihubungi wartawan, Selasa (4/7/2017).

Maka itu, menurut dia, sebenarnya angka yang cocok untuk Indonesia adalah Rp5.000 per suara. Meski demikian, kata dia, PPP juga mengapresiasi kenaikan banpol yang direncanakan selama 10 tahun ke depan menjadi Rp10.000 persuara.

"Artinya kebaikannya dilakukan secara bertahap," kata legislator asal daerah pemilihan Jawa Timur XI ini. (Baca juga: Perindo Minta Dana Parpol Dikaji Ulang )

Untuk saat ini karena kemampuan keuangan negara masih sebesar Rp1.000 per suara, lanjut dia, PPP bisa memahami. "Bila ada kekurangan operasional biarlah kami berusaha untuk menutupinya sendiri," papar anggota Komisi II DPR ini.

Jika pada angka semula Rp108 per suara, kata dia, untuk operasional sekretariat Dewan Pimpinan Pusat saja tidak cukup.Sementara tugas yang dibebankan kepada parpol, kata dia, juga banyak dalam upaya penguatan demokrasi di Indonesia.

Kendati demkian, lanjut dia, PPP mengapresiasi sikap pemerintah untuk peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.

"Hanya saja memang kenaikan tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan parpol dalam menjalankan tugasnya sebagai sarana untuk melahirkan pemimpin bangsa," tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri mengajukan anggaran kenaikan untuk parpol bagi yang lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) Rp5.400 per suara. N‎amun, Kementerian Keuangan hanya menyetujui Rp1.000 per suara.
(dam)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved