Bachtiar Nasir Beberkan Isi Pertemuan GNPF MUI dengan Jokowi

Selasa, 27 Juni 2017 - 16:44 WIB
Bachtiar Nasir Beberkan...
Bachtiar Nasir Beberkan Isi Pertemuan GNPF MUI dengan Jokowi
A A A
JAKARTA - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari pertama Lebaran, Minggu 25 Juni 2017. Kepada Presiden Jokowi, mereka menyampaikan bahwa pemerintah tidak merasa melakukan diskriminasi antara muslim dengan non muslim.

Pemerintah juga dianggapnya tidak merasa adanya kriminalisasi terhadap ulama. Tak hanya itu, mereka juga menilai pemerintah tidak merasa adanya upaya-upaya menyematkan Islam dengan sematan intoleran, anti-Pancasila, anti-Kebhinekaan, dan anti-NKRI.

"Kami datang untuk menyampaikan bahwa faktanya memang ada. Itu yang kami sampaikan dengan harapan mudah-mudahan presiden mendengar itu dan alhamdulillah kami diterima," ujar Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir, dalam jumpa pers di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta, Selasa (27/6/2017).

Kepada Jokowi, GNPF MUI juga menyampaikan pemerintah terkesan menyudutkan umat Islam dengan isu-isu itu. Mereka merasa pemerintah atau penegak hukum bereaksi cepat menangkap masyarakat yang muslim, sementara bagi yang non muslim prosesnya begitu lambat.

"Kesan-kesan kalau umat Islam yang melakukan kesalahan, cepat sekali, ditangkap," katanya.

Inti dari pertemuan itu, kata Bachtiar, GNPF MUI meminta Presiden Jokowi mengutamakan dialog jika dalam proses menyelesaikan masalah. "Kita ingin siratkan pesan, proses, selesaikan masalah harus dengan dialog lewat silaturahim buka hati dan diri intuk terima masukan," ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, GNPF MUI menginginkan agar Indonesia damai, bersatu, kuat, dan berdaulat. "Dan kita ingin agar Indonesia tidak perang saudara, tidak diperalat yang inginkan Indonesia pecah. Itu cita-cita kita bersama dan kembali ke NKRI sebagaimana yang dicita-citakan pendiri bangsa," imbuhnya.

Masih kata dia, Presiden Jokowi pun telah menunjuk Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto untuk melakukan dialog lanjutan dengan GNPF MUI. "Presiden sampaikan akan ada pertemuan berkali-kali," paparnya.

Ditambahkan Bachtiar Nasir, Presiden Jokowi ingin negeri ini tenang, ada kesejukan, kondusifitas dalam pembangunan. "Sehingga, hal-hal yang bisa mengganjal akan diselesaikan. Dan menko polhukam sudah ditugasi," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Rampai Nusantara Bela...
Rampai Nusantara Bela Jokowi
Presiden Jokowi Dijadwalkan...
Presiden Jokowi Dijadwalkan Buka Munas X MUI
Samawi Pastikan Kawal...
Samawi Pastikan Kawal Terus Program Jokowi
Mahasiswa di Makassar...
Mahasiswa di Makassar Demo Tolak Kedatangan Jokowi
Mantan Presiden Mahasiwa...
Mantan Presiden Mahasiwa Trisakti Soroti Aksi Demo Mahasiswa Makzulkan Jokowi
Pimpin Upacara HBN ke-73,...
Pimpin Upacara HBN ke-73, Prabowo Bacakan Amanat Presiden Jokowi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved