DPD Dituntut Suarakan Maluku sebagai Sentra Ikan Nasional

Selasa, 20 Juni 2017 - 06:38 WIB
DPD Dituntut Suarakan...
DPD Dituntut Suarakan Maluku sebagai Sentra Ikan Nasional
A A A
JAKARTA - Dalam pertemuan dengan pemerintah provinsi, juga kabupaten Kota di Ambon, Pemerintah Daerah mengungkapkan aspirasi mereka dimana pemerintah pusat dinilai abai dan tidak berpihak pada Provinsi Maluku.

Hal tersebut nyata lantaran Maluku yang 92,3% itu lautan, dan daratannya hanya 7,6% hanya memiliki APBD hanya 2,3 triliun, padahal kontribusi maluku terkait suplai ikan terhadap Indonesia sangat besar.

"Tidak ada regulasi yang mengatur laut sebagai aset yang harus diperhitungan sebagaimana daerah kontinental ini yang membuat Maluku akan tertinggal terus, karena pemberian jumlah APBD haya dihitung berdasar pada luas daratan saja," ucap Wakil Ketua Komite II Anna Latuconsina saat melakukan Kunker di Maluku, Senin 19 Juni 2017.

Atas dasar itu, sambung Anna, DPD diminta memperjuangkan temuan ini dengan mendorong regulasi rancangan UU provinsi kepulauan segera dicanangkan agar bisa disampaikan ke baleg DPR, dan menjadi perhatian DPR nantinya.

"Banyak sekali infrasruktur yang sangat tertinggal, berharap pertemuan tadi DPD bisa mendorong pemerintah pusat meningkatkan infrastruktur Maluku yang tertinggal," katanya.

Hal senada diungkapkan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua yang mengatakan sudah sejak lama Maluku ingin dijadikan sebagai pusat sentra ikan yang ada di Indonesia, lantaran Maluku telah memberikan produksi ikan sebanyak 30% untuk kebutuhan Indonesia.

"Bayangan kita menghasilkan 3,06 juta ton ikan pertahun itu berari 30 persen kebutuhan Indonesia dari produksi kita asalnya dari Maluku, kita inginkan pusat sentra perikanan ada di Maluku karena itu memenuhi perikanan Indonesia," jugkapnya.

Zeth mengatakan Maluku punya 3 wilayah perikanan, laut banda, laut arafuru, laut seram dan sekitarnya, 3 laut tersebut, menurutnya, ponya potensi ikan sangat besar, karena itu kita msudah selayaknya Maluku menjadi pusat sentra ikan yang ada di Indonesia,

Jika hal tersebut dilaksanaka, maka pemerintah pusat harus membenahi infrasruktur yang dirasa kurang, sesuai dengan cita -cita poros maritim yang dicanangkan Presiden Jokowi. Maka masih banyak infrasruktur yang harus dipenuhi untuk menjadi pusat poros maritim seperti pelabuhan, kemudian dermaga yang layak, juga alat penangkapan modern yang harus diberikan kepada para nelayan.

"Kita sampaikan pada DPD, karena mereka ini perwakilan dari daaerah dan bisa menyampaikannnya pada pemerintah pusat," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kemendagri Kawal Pembentukan...
Kemendagri Kawal Pembentukan 3 Provinsi Baru di Papua
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Permintaan Pemuda Adat...
Permintaan Pemuda Adat Papua agar Pemerintah Percepat Pemekaran Didukung
DOB Dianggap Beri Dampak...
DOB Dianggap Beri Dampak Positif bagi Kesejahteraan Masyarakat Papua
Pembangunan Aceh Harus...
Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved