Musim Haji 2017, Kemenag Mulai Fokus Persiapan Dalam Negeri

Rabu, 14 Juni 2017 - 03:10 WIB
Musim Haji 2017, Kemenag...
Musim Haji 2017, Kemenag Mulai Fokus Persiapan Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) bertekad memperkuat kinerja petugas haji demi mempertahankan dan bahkan meningkatkan derajat kepuasan jamaah haji terhadap pelayanan yang diberikan di Tanah Suci.

"Saya berharap pelayanan petugas haji lebih baik lagi. Tahun lalu kinerja kita dalam pelayanan kepada jamaah haji sangat baik. Ini berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyurvei jamaah haji 2016. Disebutkan tingkat kepuasan jamaah mancapai 83%," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seusai membuka acara Pembukaan Pembekalan Petugas Haji 1438 H/2017 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (13/6/2017) malam.

Dia mengatakan, jumlah jamaah haji Indonesia 2017 bertambah 52.200 orang menjadi 221.000. Namun, jumlah ini tidak diikuti dengan penambahan petugas yang signifikan.

"Jumlah petugas hanya bertambah 250 orang, dari 3.250 menjadi 3.500 orang. Bukan jumlah ideal tapi kami akan maksimalkan petugas kloter karena jumlah mereka bertambah signifikan. Tahun 2016 jumlah kloter hanya 384, sekarang jadi 507 kloter," ujar Lukman.

Terkait persiapan di Arab Saudi, Menag mengatakan persiapannya sudah mencapai 97% baik untuk permukiman, transportasi, maupun katering. "Sudah mendekati final, hotel-hotel di Madinah maupun Mekkah sudah deal kontrak atau sewanya. Begitu juga transportasi dan katering untuk keperluan jamaah."

Dia menambahkan, kini pemerintah fokus pada persiapan dalam negeri, khususnya mengenai persiapan dokumen paspor dan visa jamaah haji.

Persiapan yang matang dari Kemenag diapreasi oleh Ketua Komisi VIII DPR M Ali Taher. Dia mengatakan, pelayanan pemerintah sebagai penyelenggara haji dari tahun ke tahun selalu membaik. Karena itu, dia berharap petugas haji tahun ini lebih baik lagi melayani jamaah haji.

"Lakukan dengan ikhlas. Para jamaah banyak yang dari pelosok daerah. Jadi, pahami mereka dengan baik."

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam mengatakan, proses perekrutan petugas haji di Tanah Air dan Arab Saudi sudah selesai. Ada dua jenis petugas yaitu mereka yang mendampingi jamah haji atau petugas kloter dan petugas nonkloter.

"Prosesnya sudah selesai. Petugas di Arab Saudi terdiri dari para mahasiswa Indonesia yang sedang studi di sana dan warga kita yang bermukim di sana," kata Nur Syam saat membuka acara.

Tenda Arafah Lebih Kuat
Sementara itu, Menag mengungkapkan ada sarana prasarana baru dalam pelaksanaan ibadah haji 2017, yakni tenda bagi jamaah saat berada di Arafah akan diganti dengan yang lebih bagus dan kuat. Selama ini tenda Arafah hanya terpal biasa, lusuh, dan tonggaknya besi berkarat. Bahkan, ada yang hanya disanggah oleh bambu.

"Mulai tahun ini tendanya berbahan PVC yang tahan api dan menyerap panas. Selain itu, tonggak penyangganya dari baja. Untuk semakin membuat jamaah haji nyaman, ada air cooler untuk menyejukkan jamaah. Kami upayakan semuanya diganti," pungkas Menag.
(zik)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved