KPK Sebut Perempuan Bisa Jadi Agen Pencegahan Korupsi

Selasa, 13 Juni 2017 - 15:46 WIB
KPK Sebut Perempuan...
KPK Sebut Perempuan Bisa Jadi Agen Pencegahan Korupsi
A A A
YOGYAKARTA - Perempuan dinilai memiliki peranan cukup penting dalam penanaman sikap antikorupsi. Perempuan bisa menjadi agen yang tepat untuk keluarga dan lingkungan sosial.

"Sejak diluncurkan pada 2004 lalu, saat ini 12.000 perempuan sudah menjadi agen perubahan di KPK," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Selasa (13/6/2017).

Perempuan yang menjadi agen pencegahan korupsi bisa berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademis, pengacara, aparatur negara, hingga ibu rumah tangga. Upaya pencegahan korupsi bisa dilakukan sejak dari rumah tangga.

Dari survei KPK yang dilakukan pada 2013 lalu di Solo dan Yogyakarta, ditemukan hanya 4% orang tua yang menanamkan kejujuran sejak dini. Kejujuran yang ditanamkan hanya bersifat normatif, bukan tindakan seperti mencotek atau menerobos antrian.

"Hasil survei menyebutkan, kalangan orang tua malah bangga ketika anaknya meraih prestasi yang cenderung tidak penuh kejujuran," ucap Basaria usai membuka pelatihan 'Saya Perempuan Anti Korupsi' di Yogyakarta.

Dia berharap, dengan pelatihan ini para perempuan diharapkan menanamkan sikap-sikap anti korupsi sejak dini. Dengan jumlah lebih dari 180 juta, ketika perempuan Indonesia menyuarakan satu suara yang sama tentang dampak koruptif maka dampak yang ditimbulkan sangat besar.

Gubernur DI Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya menyatakan keluarga adalah sarana tepat untuk memberantas tindakan korupsi di Indonesia. Menurutnya pencegahan tindakan korupsi harus dimulai dari keluarga.

"Korupsi sudah merasuk ke dalam dan akarnya saling terkait. Saya mendukung sepenuhnya diterapkannya hukum pembuktian terbalik dan pemiskinan koruptor," tuturnya.

"Ini memerlukan revolusi mental secara keseluruhan. Pendidikan kejujuran tidak hanya bersifat normatif namun harus dilakukan dalam kegiatan sehari-hari," imbuh Sultan.
(maf)
Berita Terkait
Arah Politik Pemberantasan...
Arah Politik Pemberantasan Korupsi di Indonesia: Haruskah Diubah?
Kejagung Dianggap Cerdik...
Kejagung Dianggap Cerdik dalam Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Dukung Pemberantasan...
Dukung Pemberantasan Korupsi, Golkar Siap Penuhi Undangan Pendidikan Politik KPK
Parlemen Asia Tenggara...
Parlemen Asia Tenggara Dorong Transparansi Keuangan Politik dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved