Fadli Zon: Banyak Persoalan Bangsa Belum Diselesaikan

Jum'at, 02 Juni 2017 - 09:02 WIB
Fadli Zon: Banyak Persoalan...
Fadli Zon: Banyak Persoalan Bangsa Belum Diselesaikan
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menggelar acara peringatan hari lahirnya Pancasila dengan tema Tadarus Puisi Ramadhan di Hari Pancasila.

"Pancasila dibuat melalui proses yang panjang, dirumuskan dengan seksama, dan untuk itulah kita harus punya pedoman,” kata Fadli Zon saat membuka acara Tadarus Puisi Ramadhan di Hari Pancasila di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis 1 Juni 17.

Di saat yang sama, Fadli juga merayakan hari ulang tahunnya yang ke-46 dalam acara tersebut. Dia memilih untuk merayakan dengan acara kebudayaan bersama dengan memperingati kelahiran Pancasila.

Fadli Zon mengingatkan kembali bagaimana Pancasila dirumuskan. Dia juga menjelaskan bagaimana pentingnya Pancasila sebagai pedoman bangsa.

“Mengutip Bung Hatta, jika ingin menuju ke pulau kemerdekaan dan kejayaan, suatu bangsa harus punya pedoman, dan kita punya Pancasila,” kata Fadli dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis 1 Juni 2017.

Dalam pentas kali ini, Fadli sengaja menampilkan dari sisi budaya. Alasannya, bangsa ini kaya budaya yang berbeda-beda. “Jadi saya menampilkan puisi, musikalisasi puisi, dan ragam budaya karena budaya ini yang membuat bangsa kita kaya. Beragam talenta puisi, lagu, syair, sajak, dan banyak lainnya,” tutur Fadli.

Mengenai banyak puisi maupun lagu yang menjelaskan soal kegaduhan bangsa yang ditampilkan, Fadli pun menyatakan masih banyak persoalan di negara ini yang belum tuntas.

Dia mengatakan, puisi adalah instrumen, wadah, alat bertutur rasa juga menyampaikan pesan. Ada kritik, ada yang mendukung dan membangun.

"Masih banyak persoalan bangsa ini yang belum diselesaikan, bukan hanya jargon kita Pancasila. Tapi persoalan lainnya juga harus diurai dan diselesaikan sesegera mungkin. Salah satunya itu lewat penegakan budaya juga dengan melakukan pendekatan budaya,” paparnya.

Beberapa monolog dan puisi esai dibacakan sembari menunggu adzan maghrib atau waktu berbuka puasa. Taufiq Ismail sempat membawakan puisi panjang yang berjudul Kembalikan Indonesiaku.

Dalam acara tersebut beberapa seniman dan tokoh politik ikut hadir untuk membacakan puisi. Diantaranya adalah Taufiq Ismail, Jaya Suprana, Desy Ratnasari, Fahri Hamzah, Neno Warisman, Rachel Maryam, Abrory Jabbar, Iman Soleh, Joserizal Manua dan Linda Djalil.

"Ke depannya, saya berharap agenda-agenda kebudayaan, selain menjadi ruang silaturahmi dapat digunakan juga sebagai ruang refleksi dan ruang kritik," papar Fadli.
(dam)
Berita Terkait
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Momentum untuk Kuatkan Fondasi Kerakyatan
Mengenal Sejarah Hari...
Mengenal Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni
Membaca Dunia dengan...
Membaca Dunia dengan Pancasila
Rayakan Hari Lahir Pancasila...
Rayakan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Gunakan Filter Pancasila Day di Snapchat Ini!
Mengenal BPIP, Sejarah...
Mengenal BPIP, Sejarah Pembentukan hingga Struktur Organisasinya
Semua Mantan Presiden...
Semua Mantan Presiden dan Wapres Diundang ke Upacara Hari Lahir Pancasila
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved