Denny JA Luncurkan Buku Mewacanakan Kembali Demokrasi Pancasila (Yang Diperbarui)

Jum'at, 02 Juni 2017 - 00:41 WIB
Denny JA Luncurkan Buku...
Denny JA Luncurkan Buku Mewacanakan Kembali Demokrasi Pancasila (Yang Diperbarui)
A A A
JAKARTA - Setiap 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, publik pun memperingati hari kelahiran ideologi bangsa Indonesia itu dengan aneka cara. Denny JA dan 18 intelektual, pemikir, aktivis, jurnalis meluncurkan buku "Mewacanakan Kembali Demokrasi Pancasila (Yang Diperbarui)".

Denny JA menyusun konsep buku tersebut berdasarkan preferensi publik. Sebanyak 18 intelektual, pemikir, akademisi, aktivis dan jurnalis, menanggapinya dalam pro dan kontra. Di antara mereka: Rocky Gerung, Christianto Wibisono, Ali Munhanif, Mun'im Sirry, Hatta Taliwang, dan banyak lainnya.

"Kumpulan esai di buku ini selangkah lebih maju. Ketika banyak pihak menggaungkan kembali Pancasila, para penulis buku ini selangkah lebih jauh yaitu menerjemahkan Pancasila itu dalam tata kelembagaannya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews Kamis, 1 Juni 2017 kemarin.

Menurut pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) itu, terminologi demokrasi Pancasila selama ini berasal dari sistem politik Orde Baru era Soeharto. Namun demokrasi Pancasila era Soeharto tidak demokratis jika diukur melalui kriteria demokrasi modern.

"Beberapa elemen demokrasi Pancasila era Pak Harto tak lagi relevan, misalnya: dwi fungsi ABRI, Presiden dipilih MPR, hadirnya utusan golongan di MPR yang tidak dipilih. Reformasi dan amandemen UUD 45 sudah memperbaruinya," lanjutnya.

Deny mengungkapkan sebagian besar publik tak ingin Indonesia berubah menjadi negara Islam, atau kembali ke sistem otoriter, atau menuju demokrasi liberal yang ekstrem sekuler. "Maka saatnya kita teguhkan kembali demokrasi pancasila (yang diperbarui) menjadi "the only game in town." Negara hanya akan stabil jika ada kesepakatan dan konsensus nasional yang baru untuk mengakomodasi kepentingan dan paham politik yang beragam," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Momentum untuk Kuatkan Fondasi Kerakyatan
Mengenal Sejarah Hari...
Mengenal Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni
Membaca Dunia dengan...
Membaca Dunia dengan Pancasila
Rayakan Hari Lahir Pancasila...
Rayakan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Gunakan Filter Pancasila Day di Snapchat Ini!
Mengenal BPIP, Sejarah...
Mengenal BPIP, Sejarah Pembentukan hingga Struktur Organisasinya
Semua Mantan Presiden...
Semua Mantan Presiden dan Wapres Diundang ke Upacara Hari Lahir Pancasila
Berita Terkini
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved