PKPU Salurkan 2,5 Juta Liter Air Bersih bagi Pengungsi Somalia

Rabu, 31 Mei 2017 - 14:45 WIB
PKPU Salurkan 2,5 Juta...
PKPU Salurkan 2,5 Juta Liter Air Bersih bagi Pengungsi Somalia
A A A
MOGADISHU - Lembaga kemanusiaan nasional PKPU Human Initiative mengirimkan 2,5 juta liter air untuk memenuhi kebutuhan pengungsi di Somalia dalam sepekan. Tim PKPU telah merampungkan penyaluran air bersih tahap kedua.

Sebelumnya pada Maret 2017 lalu, PKPU mengawali bantuan air bersih ke beberapa titik pengungsian di pinggiran Mogadishu, Somalia. Menjelang Ramadan, bantuan air bersih tahap kedua kali ini ditujukan untuk pengungsi di Afgoye, Provinsi Lower Shabelle dan Kota Baidowa Provinsi Bay.

Sejak Senin, 22 Mei 2017, pengiriman air melalui truk tanki dilakukan bersamaan di dua provinsi tersebut. Sebanyak 100 truk tanki melayani beberapa titik pengungsian di Baidowa, sedangkan 85 truk tanki menuju titik-titik pengungsian di Afgoye.

”Terdapat 30-40 tanki yang disalurkan setiap harinya, yang mana setiap truk memuat tangki berisi 12.000 liter air," kata Manager DRM PKPU HI, Kaimudin di Mogadishu dalam rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (31/5/2017).

Bantuan air bersih dari PKPU ini bisa dimanfaatkan lebih dari 40.000 pengungsi selama sepekan. ”Bantuan ini makin terasa manfaatnya. Di saat yang sama juga memenuhi kebutuhan Ramadan," ujarnya.

Saat ini pengungsi mengharapkan tempat penampungan air yang layak di setiap kamp untuk memudahkan suplai air secara rutin. Di samping keterbatasan wadah air, tiap shelter masih kesulitan dalam pasokan air.

"Setiap keluarga hanya dapat menyimpan air di wadah kecil berukuran 20-100 liter sehingga suplai air sangat bergantung pada bantuan pihak luar," tuturnya.

Kemarau panjang yang melanda Somalia dan beberapa negara sejak awal 2015 menimbulkan kekeringan dan kelaparan di hampir sebagian besar wilayah. Hal ini memicu gelombang pengungsian, dari desa menuju kota-kota terdekat.

Jumlah pengungsi yang semakin banyak menimbulkan dampak kesehatan dan lingkungan yang buruk. Wabah kolera masih menjadi ancaman kematian yang datang setiap saat. (kis/kai/pkpu_hi)
(poe)
Berita Terkait
Indodax Kolaborasi Salurkan...
Indodax Kolaborasi Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sumatera
Yayasan Ayo Masuk Surga...
Yayasan Ayo Masuk Surga Bertemu Dubes Palestina, Bahas Bantuan Kemanusiaan
Gali Gagasan Hadapi...
Gali Gagasan Hadapi Pandemi, Human Initiative Gelar Kongres Kemanusiaan
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Dua Program Kemanusiaan...
Dua Program Kemanusiaan Indonesia-Palestina Segera Diluncurkan ARI-BP
Yordania Sambut Baik...
Yordania Sambut Baik Mobile Clinic Baznas untuk Pengungsi Palestina
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved