Rizal Ramli Nilai Pemberian Surat Lunas BLBI Janggal

Selasa, 02 Mei 2017 - 16:46 WIB
Rizal Ramli Nilai Pemberian...
Rizal Ramli Nilai Pemberian Surat Lunas BLBI Janggal
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri, Rizal Ramli menilai ada kejanggalan pada Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada para obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pasalnya sejumlah obligor telah memperoleh SKL oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Padahal para obligor belum melunasi pinjaman.

"Ini memang ada keanehan, kok bisa ada obligor, dan enggak hanya satu, ada beberapa obligor yang belum melunasi kok diberi keterangan lunas, inilah yang sedang KPK selidiki," tutur Rizal Ramli usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (2/5/2017). (Baca Juga: KPK Tetapkan Mantan Kepala BPPN Jadi Tersangka Korupsi BLBI )

Adapun kebijakan SKL BLBI itu saat Pemerintah Megawati Soekarnoputri. SKL diterbitkan merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2002 yang ditandatangani oleh Megawati Soekarnoputri pada Desember 2002.

Rizal Ramli berpendapat suatu kewajaran apabila SKL diberikan kepada obligor yang telah melunasi kewajiban BLBI. Akan tetapi pada pelaksanannya, kata dia, para obligor belum melunasi tagihannya. "SKL itu dikeluarkan 2004, bukan pada masa kami (era kepemimpinan Abdurrahman Wahid-red). Saya jadi menteri tahun 2000-2001," ucapnya.

Menurut Rizal, saat ini KPK sedang fokus mengusut penerbitan SKL BLBI kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) pada 2004. Saat itu pemegang saham pengendali BDNI adalah Sjamsul Nursalim.
(dam)
Berita Terkait
Satgas BLBI Menangi...
Satgas BLBI Menangi Perkara Saham yang Dijaminkan Kaharudin Ongko
6 Obligor Penuhi Panggilan...
6 Obligor Penuhi Panggilan Satgas BLBI
Kepastian Hukum Bisa...
Kepastian Hukum Bisa Dorong Keberhasilan Pengembalian Duit BLBI
Panggil Kaharudin Ongko,...
Panggil Kaharudin Ongko, Satgas BLBI Tagih Utang Rp8,2 Triliun
Satgas BLBI Sudah Sita...
Satgas BLBI Sudah Sita Rp19 Triliun Aset Debitur dan Obligor
Humanika Desak Kasus...
Humanika Desak Kasus BLBI Segera Dituntaskan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Segera Tetapkan Surat...
Segera Tetapkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved