Setya Novanto Dicegah ke Luar Negeri Selama 6 Bulan

Selasa, 11 April 2017 - 10:35 WIB
Setya Novanto Dicegah...
Setya Novanto Dicegah ke Luar Negeri Selama 6 Bulan
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sudah mendapat surat permintaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat tersebut terkait pencegahan Ketua DPR Setya Novanto untuk pergi ke luar negeri.

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kemenkumham, Ronny‎ F Sompie mengatakan, surat permintaan pencegahan diterimanya dari KPK sejak kemarin. Bahkan, pihaknya sudah menindaklanjuti permintaan KPK itu.

"Nama Bapak Setya Novanto dan langsung dimasukkan ke dalam sistem informasi dan manajemen keimigrasian untuk berlaku selama enam bulan‎," ujar Ronny saat dikonfirmasi, Selasa (11/4/2017).

Namun dia enggan membeberkan pencegahan tersebut terkait kasus apa. Dia hanya menuturkan, proses hukum yang melibatkan Setya Novanto adalah kewenangan KPK.

"Semuanya kompetensi penyidik KPK," ucapnya. (Baca: Tersandung Kasus E-KTP, Setya Novanto Minta Golkar Tabah)

Setya Novanto diduga dicegah ke luar negeri terkait proses hukum dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Dalam proses hukum itu, nama Setya Novanto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar itu ikut disebut-sebut terlibat.
(kur)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved