Langkah Anggota DPD Masuk Partai Politik Dikritik

Minggu, 26 Maret 2017 - 20:18 WIB
Langkah Anggota DPD...
Langkah Anggota DPD Masuk Partai Politik Dikritik
A A A
JAKARTA - Langkah sebagian anggota DPD masuk partai politik (parpol) menuai kritikan. Pasalnya, hal tersebut tidak sesuai dengan semangat reformasi.

Peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus berpendapat, sebagian anggota DPD itu seolah lupa dan tak sadar ketika mencalonkan diri sebagai senator berdasarkan perseorangan, bukan dari parpol.

Dirinya pun menilai, sikap para anggota DPD itu sebagai bentuk kegalauan untuk memenuhi syahwat politik di tengah-tengah kewenangan DPD yang serba terbatas.

"Ada sebuah keanehan bagaimana orang-orang yang sejak awal maju secara sadar sebagai anggota DPD dari jalur perorangan, kemudian tiba-tiba gabung dan menjadi pengurus partai, saya kira ini sesuatu kekonyolan," kata Lucius di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (26/3/2017).‎

Lebih lanjut dia mengatakan, sejak awal pembentukan Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3), disepakati bahwa DPD harus bersih dari kader parpol. Namun kata dia, suara-suara itu belum terdengar secara kencang.

Sehingga, fenomena anggota DPD yang masuk parpol terjadi begitu saja dengan mudah. Padahal kata dia, langkah sebagian anggota DPD masuk parpol itu tidak sesuai dengan cita-cita reformasi.

"Saya kira ini yang harus kita kritisi, bukan karena kewenangan yang tidak seimbang dengan DPR, tapi sejak awal anggota DPD adalah wakil perseorangan yang punya hak pengawasan terhadap otonomi daerah sesuai dengan cita-cita reformasi," ucapnya.

Dia mengakui di era reformasi ini sulit untuk tidak bisa mengaitkan persoalan politik di DPD. Sebab tidak hanya di DPD, hampir semua lembaga dan pos-pos strategis di negara ini sudah dikuasi oleh parpol. Hal ini menunjukan kekuasaan parpol??< sudah sedemikian kuat.

"Anggota KPU saja sudah diwacanakan boleh dari parpol. Cuma kan, kalau semua diisi parpol kesannya kemaruk (serakah). Biarkanlah DPD diisi oleh orang-orang yang murni perseorangan," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Sah! 152 Anggota DPD...
Sah! 152 Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved