Selisih Rp250 Ribu, Pemerintah Anggap Biaya Haji Tidak Naik
Jum'at, 24 Maret 2017 - 14:54 WIB
Selisih Rp250 Ribu, Pemerintah Anggap Biaya Haji Tidak Naik
A
A
A
JAKARTA - DPR dan pemerintah telah menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2017 sebesar Rp34.890.312.
Adapun jumlah itu naik sebesar Rp249.008 dari biaya haji tahun lalu. Kendati demikian, pemerintah menganggap BPIH tahun 2017 tidak naik.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui ada selisih Rp249.008 antara BPIH tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp34.641.304.
"Harus dicatat itu bukan lah kenaikan, karena tahun ini ada empat hal peningkatan kualitas haji yang berdampak pada peningkatan biaya haji," kata Lukman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/3/2017). (Baca Juga: Biaya Ibadah Haji Naik Menjadi Rp34,9 Juta )
Adapun empat hal peningkatan kualitas ibadah haji itu kata dia, tambahan jumlah makan di Mekkah, pengadaan sarapan pagi selama 12 hari di Mekkah, upgrade bis yang mengangkut jamaah dari Bandara Madinah ke hotel dan sebaliknya, serta peningkatan kualitas tenda dan alat pendingin udara ketika jamaah berada di Arafah.
"Semua itu sebenarnya tidak sebanding dengan adanya kenaikan nominal rupiah sebesar Rp249.008. Oleh karena itu, kami sepakat Komisi VIII DPR dan pemerintah menyatakan sesungguhnya tidak ada kenaikan sebenarnya," papar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Karena, lanjut dia, peningkatan kualitas jamaah haji jauh lebih besar nilanya dibandingkan dengan Rp249.008 itu.
Adapun jumlah itu naik sebesar Rp249.008 dari biaya haji tahun lalu. Kendati demikian, pemerintah menganggap BPIH tahun 2017 tidak naik.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui ada selisih Rp249.008 antara BPIH tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp34.641.304.
"Harus dicatat itu bukan lah kenaikan, karena tahun ini ada empat hal peningkatan kualitas haji yang berdampak pada peningkatan biaya haji," kata Lukman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/3/2017). (Baca Juga: Biaya Ibadah Haji Naik Menjadi Rp34,9 Juta )
Adapun empat hal peningkatan kualitas ibadah haji itu kata dia, tambahan jumlah makan di Mekkah, pengadaan sarapan pagi selama 12 hari di Mekkah, upgrade bis yang mengangkut jamaah dari Bandara Madinah ke hotel dan sebaliknya, serta peningkatan kualitas tenda dan alat pendingin udara ketika jamaah berada di Arafah.
"Semua itu sebenarnya tidak sebanding dengan adanya kenaikan nominal rupiah sebesar Rp249.008. Oleh karena itu, kami sepakat Komisi VIII DPR dan pemerintah menyatakan sesungguhnya tidak ada kenaikan sebenarnya," papar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
Karena, lanjut dia, peningkatan kualitas jamaah haji jauh lebih besar nilanya dibandingkan dengan Rp249.008 itu.
(dam)