Panjangnya Pembahasan Biaya Haji Menuai Kritikan

Jum'at, 24 Maret 2017 - 08:20 WIB
Panjangnya Pembahasan...
Panjangnya Pembahasan Biaya Haji Menuai Kritikan
A A A
JAKARTA - Panjangnya pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2017 oleh DPR bersama pemerintah sejak awal Februari lalu dikritik Ketua Rabithah Haji Indonesia Ade Mafrudin.

Terlebih Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR kabarnya melakukan pembahasan marathon hingga pukul 03.30 WIB dini hari, dari tanggal 20 sampai 22 Maret 2017.

Ketua Rabithah Haji Indonesia Ade Mafrudin mengatakan, k‎omponen BPIH dari dulu hingga saat ini tidak pernah berubah. "Komponen A sampai Z itu-itu saja," katanya kepada SINDOnews, Jumat (24/3/2017).

Bahkan kata dia, komponen BPIH tiga tahun lalu dengan saat ini 100 persen sama. "Artinya apa? Kalau sama begitu apa sih faktor dominan? Variabel apa sih yang bisa menaikan tinggi dan mana yang bisa merendahkan?" tuturnya.

Dia menjelaskan, yang selalu menjadi acuan BPIH adalah harga avtur atau harga minyak dunia dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Menurut dia, dua hal itu yang perlu dikritisi pemerintah.

"Maka saya bilang ketetapan BPIH itu tidak perlu dibahas setiap tahun. Nyape-nyapein aja, karena itu pekerjaan rutin tahunan, variabelnya tetap, sasarannya tetap, tempatnya tetap, tempat, lamanya perjalanan haji juga nyaris tidak beda," paparnya.

Tak hanya itu, pesawat yang digunakan dari tahun ke tahun pun sama. "Apa yang menjadi beban DPR dengan pemerintah, kok ribet urusan BPIH," katanya.

Sebenarnya, dia menilai BPIH untuk tiga tahun kedepan pun bisa ditetapkan pada saat ini. "Yang ada tinggal penyesuaian dengan harga minyak dunia," tuturnya.

"Karena tidak perlu perdebatan yang panjang soal BPIH, maka saya bilang sangat naif kalau BpIH ditetapkan sampai molor waktunya, sampai berlarut-larut, ada perdebatan panjang antara DPR dengan pemerintah, ini kok lucu gitu lho," imbuhnya.

Sebab kata dia, ketetapan BPIH merupakan pekerjaan yang biasa dilakukan tiap tahunnya. "Variabelnya tetap, kok masih jadi objek pembahasan berlebihan?" pungkasnya.

Diketahui, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2017 ditetapkan sebesar Rp34.890.312. Hal demikian merupakan kesepakatan antara panitia kerja (Panja) Komisi VIII DPR dengan Panja BPIH Kementerian Agama. Adapun jumlah itu naik Rp249.008 dari Rp34.641.304 tahun sebelumnya.
(maf)
Berita Terkait
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
Hikmah Haji : Semua...
Hikmah Haji : Semua Sama Kedudukannya di Hadapan Allah
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Berita Terkini
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved