Polri Akan Bantu Peralatan dan Pelatihan Antiteror di Afghanistan
Rabu, 15 Maret 2017 - 03:06 WIB
Polri Akan Bantu Peralatan dan Pelatihan Antiteror di Afghanistan
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Afgahanistan telah menjalin kesepakatan dengan Polri dalam bidang kerja sama penanganan antiterorisme. Kesepakatan kerja sama itu berlanjut hingga pengiriman peralatan antiterorisme hingga pelatihan bersama.
Hal ini tercapai di forum Chiefs of Police Conference of South Asia and Neighbouring Countries, yang berlangsung di Kota Dhaka, Bangladesh, Selasa (14/3/2017). Delegasi Indonesia diwakili langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dari 21 delegasi negara hadir dalam acara itu.
Deputi Senior Kementerian Keamanan Afghanistan Jenderal Abdul Rahman bahkan mengirimkan surat khusus kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian soal permintaan bantuan untuk mendukung perlawanan antiterorisme.
Dalam suratnya itu, Afghanistan meminta bantuan pakaian seragam, rompi, alat komunikasi, serta pelatihan bagi anggota pasukan khusus antiteror Afghanistan.
Berikut isi surat dari pemerintah Afghanistan kepada Kapolri:
Kepada yang terhormat Kepala Kepolisian Indonesia,
Assalamu Alaikum,
Pertama saya ingin menyampaikan terima kasih atas segala kebaikan dan perhatian kepada Afghanistan dalam pertemuan kita sebelumnya.
Saya juga mengapresiasi segala bantuan yang diberikan kepada kepolisian Afghanistan.
Hal utama yang dibutuhkan oleh Kementerian Dalam Negeri Afghanistan adalah pakaian seragam, pelatihan perwira intelijen dan CID, beberapa peralatan bagi Departemen Kriminal kami.
Pada kesempatan ini, Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda dan pemerintah Anda atas bantuannya kepada Afghanistan.
Dengan Hormat,
Jenderal Abdul Rahman Rahman
Depti Senior Kementerian Keamanan
Negara Islam Afghanistan
Atas surat itu, Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin menegaskan akan mememuhi permintaan tersebut. "Kita penuhi permintaan dari Pemerintah Afghanistan untuk membantu memerangi terorisme," kata Syafruddin.
Hal ini tercapai di forum Chiefs of Police Conference of South Asia and Neighbouring Countries, yang berlangsung di Kota Dhaka, Bangladesh, Selasa (14/3/2017). Delegasi Indonesia diwakili langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dari 21 delegasi negara hadir dalam acara itu.
Deputi Senior Kementerian Keamanan Afghanistan Jenderal Abdul Rahman bahkan mengirimkan surat khusus kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian soal permintaan bantuan untuk mendukung perlawanan antiterorisme.
Dalam suratnya itu, Afghanistan meminta bantuan pakaian seragam, rompi, alat komunikasi, serta pelatihan bagi anggota pasukan khusus antiteror Afghanistan.
Berikut isi surat dari pemerintah Afghanistan kepada Kapolri:
Kepada yang terhormat Kepala Kepolisian Indonesia,
Assalamu Alaikum,
Pertama saya ingin menyampaikan terima kasih atas segala kebaikan dan perhatian kepada Afghanistan dalam pertemuan kita sebelumnya.
Saya juga mengapresiasi segala bantuan yang diberikan kepada kepolisian Afghanistan.
Hal utama yang dibutuhkan oleh Kementerian Dalam Negeri Afghanistan adalah pakaian seragam, pelatihan perwira intelijen dan CID, beberapa peralatan bagi Departemen Kriminal kami.
Pada kesempatan ini, Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda dan pemerintah Anda atas bantuannya kepada Afghanistan.
Dengan Hormat,
Jenderal Abdul Rahman Rahman
Depti Senior Kementerian Keamanan
Negara Islam Afghanistan
Atas surat itu, Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin menegaskan akan mememuhi permintaan tersebut. "Kita penuhi permintaan dari Pemerintah Afghanistan untuk membantu memerangi terorisme," kata Syafruddin.
(kri)