Tak Masuk MoU, Perlindungan TKI Perlu Pembahasan Khusus Khusus

Kamis, 02 Maret 2017 - 18:14 WIB
Tak Masuk MoU, Perlindungan...
Tak Masuk MoU, Perlindungan TKI Perlu Pembahasan Khusus Khusus
A A A
JAKARTA - Masalah perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI) tidak masuk dalam paket penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi. Hal itu memiliki nilai positif.

Alasannya perlindungan TKI di Saudi Arabia harus melalui pembicaraan yang lebih rinci dan teknis. ”Tidak dimasukkannya masalah TKI dalam paket MoU bersamaan kunjungan Raja Salman, itu lebih baik,” kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo dalam rilis yang diterima SINDOnews, Kamis (2/3/2017).

Menurutnya, masalah utama terkait TKI di Arab Saudi adalah soal perlindungan, terutama TKI sektor domestik. Sementara 11 MoU yang ditandatangani lebih mengutamakan masalah ekonomi.

Jika masalah TKI hanya dilihat dari kepentingan ekonomi, maka pembahasannya cenderung pada memperbanyak pengiriman TKI. Padahal dengan alasan perlindungan, Indonesia memoratorium pengiriman TKI sektor domestik ke Saudi Arabia dan negara Timur Tengah lainnya.

Oleh karenanya, yang perlu segera ditindaklanjuti adalah hasil perbincangan antara Presiden Joko Widodo dengan Raja Salman di Istana Bogor. Secara khusus, Jokowi menitipkan warga Indonesia yang tinggal di Arab Saudi dan telah memberikan kontribusi dalam pembangunan di negara tersebut agar mendapatkan pengayoman dan perlindungan dari Raja Salman.

”Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) harus menindaklanjuti pembicaraan kedua kepala negara dengan langkah-langkah teknis terkait perlindungan,” ujarnya.

Langkah-langkah teknis yang dimaksud misalnya terkait bagaimana Arab Saudi mempermudah akses Indonesia dalam memberikan bantuan hukum kepada TKI yang tersandung kasus hukum. Kemudian upaya pengampunan TKI dari hukuman mati, membebaskan TKI yang disekap, mengurus gaji yang belum dibayar, hingga mempermudah masalah keimigrasian.

Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri (KLN) Kemenaker Indah Anggoro Putri mengatakan, sebelumnya Arab Saudi memberikan draft MoU terkait TKI, yang akan ditandatangani saat kunjungan Raja Salman. Namun, draf tersebut hanya membicarakan masalah perluasan pengiriman TKI. “Padahal masah utama yang dikeluhkan Indonesia adalah terkait perlindungan TKI di Arab Saudi yang masih lemah,” ujarnya.

Karena itulah, menurutnya, pembahasan terkait TKI lebih difokuskan pada kerja sama teknis terkait pelindungan. “Kami akan terus meningkatkan pembahasan bilateral hingga Arab Saudi menunjukkan komitmen perlindungan terhadap TKI yang lebih,” tuturnya

Data di Kemenaker menunjukkan, pada periode 2014-2016, Indonesia mengirim TKI ke Arab Saudi sebanyak 80.229 orang. Rinciannya 49.968 pekerja formal dan 30.261 bekerja di sektor domestik.
(poe)
Berita Terkait
Menggunakan Tongkat...
Menggunakan Tongkat dan Berjalan Pelan, Raja Salman Tinggalkan Rumah Sakit
Raja Salman Dirawat...
Raja Salman Dirawat di Rumah Sakit Jeddah
Begini Proses Mohammed...
Begini Proses Mohammed bin Salman Jadi Raja Arab Saudi Bila Raja Salman Meninggal
Jabatan Raja Salman...
Jabatan Raja Salman Sebelum Menjadi Raja Arab Saudi
Tenang, Kondisi Raja...
Tenang, Kondisi Raja Salman Stabil dan Sudah Terima Telepon
Terkini, Raja Salman...
Terkini, Raja Salman Izinkan Pelaksanaan Salat Tarawih di 2 Masjid Suci
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved