Plt Sekjen DPR Masih Rahasiakan Anggaran Kunjungan Raja Salman
Senin, 27 Februari 2017 - 12:41 WIB
Plt Sekjen DPR Masih Rahasiakan Anggaran Kunjungan Raja Salman
A
A
A
JAKARTA - Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud akan berkunjung ke Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 2 Maret 2017 nanti. Sejumlah persiapan pun dilakukan sejak sekitar seminggu lalu.
Berbagai fasilitas pun masih dikerjakan oleh sejumlah pekerja hingga saat ini. Kendati demikian, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Achmad Djuned mengaku tidak mengetahui berapa total anggaran yang dialokasikan DPR untuk acara kunjungan Raja Salman tersebut.
"Kalau untuk alokasi anggarannya sampai sekarang kita belum tahu persis. Tapi semua anggaran persiapan kita ini adalah dari APBN," ujar Djuned di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2017).
Dirinya pun mengaku belum mengetahui estimasi anggaran yang dikeluarkan DPR. Dia berjanji akan membuka informasi tersebut dalam waktu dekat.
"Belum bisa kami lakukan estimasinya. Karena ini semua sedang berproses, apakah untuk sarana prasarana untuk pembuatan tangga-tangga ini, ataupun untuk dekor dan lain-lainnya. Untuk semuanya belum, nanti mungkin besok atau kapan kita akan buka, memperkirakan berapa," tuturnya.
Adapun dari pihaknya, tambah dia, hanya mempersiapkan terkait teknis. "Yaitu berkaitan dengan masalah sarana dan prasarana berkaitan dengan masalah keprotokolan dan masalah kerumahtanggaan, jadi ini yang kita persiapkan," pungkasnya.
Berbagai fasilitas pun masih dikerjakan oleh sejumlah pekerja hingga saat ini. Kendati demikian, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Achmad Djuned mengaku tidak mengetahui berapa total anggaran yang dialokasikan DPR untuk acara kunjungan Raja Salman tersebut.
"Kalau untuk alokasi anggarannya sampai sekarang kita belum tahu persis. Tapi semua anggaran persiapan kita ini adalah dari APBN," ujar Djuned di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2017).
Dirinya pun mengaku belum mengetahui estimasi anggaran yang dikeluarkan DPR. Dia berjanji akan membuka informasi tersebut dalam waktu dekat.
"Belum bisa kami lakukan estimasinya. Karena ini semua sedang berproses, apakah untuk sarana prasarana untuk pembuatan tangga-tangga ini, ataupun untuk dekor dan lain-lainnya. Untuk semuanya belum, nanti mungkin besok atau kapan kita akan buka, memperkirakan berapa," tuturnya.
Adapun dari pihaknya, tambah dia, hanya mempersiapkan terkait teknis. "Yaitu berkaitan dengan masalah sarana dan prasarana berkaitan dengan masalah keprotokolan dan masalah kerumahtanggaan, jadi ini yang kita persiapkan," pungkasnya.
(kri)