Media Nasional Harus Diproteksi

Kamis, 09 Februari 2017 - 01:42 WIB
Media Nasional Harus...
Media Nasional Harus Diproteksi
A A A
AMBON - Negara harus hadir secara efektif dan produktif di tengah-tengah media nasional memberikan proteksi dari asing. Hal tersebut disampaikan Chairman & CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat menjadi pembicara di Konvensi Nasional Media Massa HPN 2017 di Ambon, Maluku, Rabu 8 Februari 2017.

"Demi kepentingan nasional, media harus diproteksi dari asing," tegas HT.

Dia menuturkan, konten media sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat. Berpengaruh pada sosial, politik, budaya, ekonomi, dan pertahanan.

Hary menuturkan, saat ini perkembangan media online begitu pesat. Tidak hanya media, industri pun beralih ke online seperti perbankan, travel, belanja dan lain sebagainya.

"Ke depan semua industri kita akan online. Harus diproteksi diberi kesempatan maju, jangan dikuasai asing," ujarnya.

Negara, lanjut HT, harus hadir. Head to head dengan asing tanpa regulasi, banyak industri nasional akan terpuruk. China, lanjutnya adalah negara yang bisa menjadi contoh bagimana negara memproteksi perusahaan online. Akibatnya perusahaan seperti Baidu, Alibaba berkembang dengan sangat pesat. Nilai perusahaannya pun jauh lebih besar berkali lipat dibandingkan APBN Indonesia.

Dengan proteksi tersebut, China mendapatkan kemajuan teknologi, pendapatan pajak, lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, menumbuhkan industri nasional, dan daya saingnya pun meningkat. Di sisi lain pertahanan, keamanan, politik, persatuan terjaga dengan baik.

Hary menuturkan, ke depan pertumbuhan online akan semakin pesat. Saat ini saja lebih dari 3,5 miliar penduduk dunia telah menggunakan internet. Online memiliki kelebihan pasar yang menjangkau dunia tidak terpangkas dengan teritori.

HT mengatakan, Indonesia membutuhkan proteksi agar lapangan pekerjaan bisa tercipta, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.
(mhd)
Berita Terkait
HPN 2024, Kaesang Singgung...
HPN 2024, Kaesang Singgung soal Kesejahteraan Pekerja Media
Meutya Hafid: Pers Nasional...
Meutya Hafid: Pers Nasional Harus Objektif Dalam Pemberitaan
Plh Bupati Pangandaran...
Plh Bupati Pangandaran Ajak Media Bangkit Pulihkan Ekonomi Dimasa Pandemi Covid-19
Kapolda Jatim Berharap...
Kapolda Jatim Berharap Insan Pers Semakin Maju dan Memberikan Informasi Positif
Dewan Pers Apresiasi...
Dewan Pers Apresiasi Pejabat Publik Mendukung Profesionalisme Pers
Serikat Perusahaan Pers...
Serikat Perusahaan Pers Memilih Ketua Umum Baru di Hari Pers Nasional
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved