HT: Tutup Pasar Bebas untuk Kesejahteraan Masyarakat Bawah

Rabu, 01 Februari 2017 - 01:28 WIB
HT: Tutup Pasar Bebas...
HT: Tutup Pasar Bebas untuk Kesejahteraan Masyarakat Bawah
A A A
PALANGKA RAYA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, tujuan bangsa Indonesia adalah untuk menyejahterakan seluruh rakyatnya, bukan untuk kesejahteraan sekelompok orang.

Namun, saat ini perekonomi masih terkonsentrasi di kota-kota besar, sedangkan di daerah masih tertinggal. Salah satu penyebabnya, terlalu terburu-buru dalam penerapan pasar bebas.

“Kesejahteraan dan pendidikan mayoritas masyarakat kita ketinggalan. Ketika kapitalisme diterapkan, yang tumbuh yang mapan,” ujar HT saat melantik Garda Rajawali Perindo (GRIND) dan Kartini Perindo Kalteng di Palangka Raya, Selasa (31/1/2017).
HT: Tutup Pasar Bebas untuk Kesejahteraan Masyarakat Bawah

Daerah pun tertinggal, baik dari sisi kesejahteraan masyarakatnya, pendidikan, hingga ketersediaan lapangan pekerjaan. Tanpa perubahan, Indonesia tak akan segera menjadi negara maju yang bisa memakmurkan rakyatnya.

“Tutup pasar bebas untuk masyarakat bawah. Ciptakan pilar-pilar baru, ekonomi jangan dikontrol orang-orang itu saja,” tegas HT.

HT menyebutkan, dengan menciptakan kontributor baru terhadap perekonomian, Indonesia akan bertumbuh lebih cepat menjadi negara maju. Dengan menjadi negara maju, negara bisa membantu kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan hingga hunian yang layak.

Perubahan tersebut, kata HT, hanya bisa dilakukan melalui kebijakan yang tepat, memberikan solusi, dan pro-rakyat. Dia menyerukan kepada seluruh kader Perindo untuk bekerja keras membesarkan Partai Perindo agar bisa membawa Indonesia menjadi negara maju.

“Saya masuk politik ingin berbakti kepada bangsa dan negara, untuk Indonesia yang lebih baik. Segala daya, upaya, dan energi dicurahkan untuk membangun Partai Perindo yang kokoh agar bisa memajukan Indonesia,” ungkapnya. .

HT mengatakan, GRIND dan Kartini Perindo merupakan bagian dari satu kesatuan dari partai dan tidak dapat dipisahkan. “Mari kita bergerak bersama tanpa pamrih, bekerja keras, saya yakin kalau segala sesuatunya ditanggung bersama dan didukung berbagai unsur untuk saling mengisi maka hasilnya pun akan terbuka lebih cepat,” katanya.
(wib)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved