Hoax Marak, Dewan Pers Buat Barcode Khusus Media

Kamis, 12 Januari 2017 - 18:21 WIB
Hoax Marak, Dewan Pers...
Hoax Marak, Dewan Pers Buat Barcode Khusus Media
A A A
JAKARTA - Dewan Pers menyatakan komitmennya memerangi penyebaran informasi bohong atau hoax. Maraknya informasi hoax di media sosial dinilai telah menggerus kepercayaan publik terhadap media arus utama (mainstream).

Ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo menegaskan komitmennya melawan hoax dengan cara memberikan logo atau barcode untuk media-media yang sudah terdaftar dan terverifikasi di Dewan Pers.

"Pemberian logo atau barcode untuk media yang telah terdaftar di Dewan Pers merupakan bagian dari upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap media mainstream," kata Stanley dalam diskusi bertema Upaya Memerangi Berita dan Situs Hoax, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Secara teknis, Prasetyo menjelaskan, tiap-tiap media yang terdaftar di Dewan Pers akan diberi barcode. Masyarakat bisa melakukan verifikasi secara mandiri dengan memfoto barcode menggunakan ponsel pintar.

"Akan ketahuan siapa penanggung jawab media itu, alamat kantornya di mana. Kalau ada apa-apa, (media itu) bisa diminta pertanggungjawaban atau menggunakan hak jawab. Dewan Pers akan mencoba melindungi media-media terverifikasi sebagai produk jurnalistik," tutur Prasetyo. (Baca juga: Dewan Pers: Produk Medsos Bukan Berita)

Program pemberian logo tepercaya serta pemberian kode baris ini, kata Prasetyo, akan diluncurkan Dewan Pers pada 9 Februari 2017, bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional di Ambon, Maluku.

"Media yang nanti mendapat logo serta barcode terverifikasi juga harus benar-benar menjaga isi produk jurnalistiknya," ucap Prasetyo.
(dam)
Berita Terkait
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia Kaji Aturan Batas Usia Medsos, Bye-Bye TikTok untuk Anak di Bawah Umur?
Australia Bakal Melarang...
Australia Bakal Melarang Anak di Bawah Umur dari Media Sosial: Minimal 16 Tahun!
Maksimalkan Beragam...
Maksimalkan Beragam Fitur Sosmed, Brand Mahasiswa ini Tembus Negeri Tetangga
Hadirkan Teknologi Inovatif...
Hadirkan Teknologi Inovatif untuk Pelanggan, Blibli Bersaing secara Global
Teknologi Machine Learning...
Teknologi Machine Learning Bikin Aman dan Nyaman Bersosial Media
Berita Terkini
AAI Satukan Kepengurusan...
AAI Satukan Kepengurusan lewat Munaslub Bersama di Jakarta
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved