Polisi Periksa Eggi Sudjana Terkait Kasus Dugaan Makar Rachmawati

Senin, 09 Januari 2017 - 16:58 WIB
Polisi Periksa Eggi...
Polisi Periksa Eggi Sudjana Terkait Kasus Dugaan Makar Rachmawati
A A A
JAKARTA - Selain pengamat politik Ichsanuddin Noorsy, polisi juga memeriksa pengacara Eggi Sudjana sebagai saksi di kasus dugaan makar yang disangkakan kepada Rachmawati Soekarnoputri.

Eggi mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (9/1/2017). Namun dia mengaku bingung, lantaran saat pertemuan pada tanggal 1 Desember 2016, dia sama sekali tidak punya urusan ataupun bertemu dengan Rachmawati.

"Saya bingung dimintai keterangan terkait kasus tanggal 1 Desember 2016 lalu. Padahal, pada tanggal itu saya tidak ada urusan di situ, ketemu Rachmawati juga tidak. Saya memang di Jakarta tapi tak ada pertemuan dengan Rachmawati," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/1/2017).

Selain itu, kata Eggi, dia pun heran dengan polisi yang memeriksanya sebagai saksi di kasus Sri Bintang Pamungkas (SBP) dan menganggap polisi tidak cermat.

Sebab saat SBP berpidato di Kalijodo, dia tak sedang di lokasi namun malah dijadikan saksi pada tersangka SBP. Seharusnya, yang dijadikan saksi itu yang tahu, mendengar, dan melihat apa yang disangkakan terhadap tersangka itu.

"Sehari sebelumnya, saya memang hadir (di Kalijodo) bersama Ratna Sarumpaet, Muchtar Harahap, dan Edi Abdurahman. Itu kita buat simulasi sidang Ahok terkait penggusuran, itu atas inisiatif SBP," tuturnya.

Adapun simulasi itu, beber Eggi, dilakukan pada bulan Agustus 2016 lalu, sesudah kawasan Kalijodo digusur Ahok yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI. Saat itu, kasus penistaan agama pun belum terjadi.

Maka itu, dia pun heran mengapa peristiwa yang terjadi pada bupan Agustus 2016 lalu itu baru sekarang dipersoalkan. "Sempat diperdengarkan (pidato SBP di Kalijodo yang dianggap makar), saya bilang tak yahu ini," ucapnya.

"Saya juga baru dengar dari penyidik. Isinya (ajakan) kepada rakyat sama-sama ke MPR. Tapi kalau soal itu, saya bilang ini konstitusional, salahnya di mana?," imbuhnya.
(maf)
Berita Terkait
Prabowo: Ada Gejala...
Prabowo: Ada Gejala Tindakan di Luar Hukum Mengarah Makar dan Terorisme
Ketua Adat Mamta Tabi...
Ketua Adat Mamta Tabi Papua Minta Hormati Proses Hukum 7 Terdakwa Demo Anarkis
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
Negara Tidak Boleh Kalah,...
Negara Tidak Boleh Kalah, GM FKPPI Desak Investigasi Dugaan Makar
Kazakhstan Kacau, Presiden...
Kazakhstan Kacau, Presiden Tokayev Pecat 2 Petinggi Intelijen atas Tuduhan Makar
SETARA Institute Desak...
SETARA Institute Desak Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Demo Anarkis
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved