Staf Khusus Presiden Komentari Kebebasan Bicara

Sabtu, 07 Januari 2017 - 10:44 WIB
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Komentari Kebebasan Bicara
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menekankan pentingnya peran pemuda dalam keberlangsungan demokrasi Indonesia. Salah satunya yakni memanfaatkan freedom of speech secara bertanggung jawab.

"Kebebasan berbicara dapat disalahgunakan untuk menyebarkan berita bohong, atau hoax, untuk mencapai tujuan tertentu. Contohnya saat Pilpres 2014 dimana capres Joko Widodo mendapatkan serangan black campaigns secara masif," kata Diaz saat memberikan opening remark dalam sebuah seminar berjudul 'Youth’s Vital Role in Advancing Democracy in Modern Indonesia' yang diselenggarakan di Oakwood Conference Room di Kuningan, Jakarta, seperti rilis yang diterima wartawan, Jumat 6 Januari 2017 malam.

Diaz mengungkapkan, pemuda selalu memiliki peranan penting di dalam sejarah dunia. Maximilien Robespierre, salah satu tokoh revolusi Perancis, memimpin revolusi pada usia yang sangat muda, begitu juga dengan Thomas Jefferson yang menulis Declaration of Independence di usia 30-an.

"Hal yang sama juga terjadi di Indonesia, ketika Jenderal Soedirman dipilih menjadi Panglima tentara Republik Indonesia (RI) saat masih berusia 29 tahun," tambahnya.

Diaz mengingatkan akan adanya ekses-ekses dari nilai yang dianut demokrasi yang harus diantisipasi, seperti freedom of speech atau kebebasan berbicara yang tanpa batas, pada akhirnya akan mencederai proses demokrasi itu sendiri.

Oleh karena itu, Diaz menekankan pentingnya peran pemuda, yang secara demografis merupakan mayoritas penduduk Indonesia, untuk menjaga proses demokrasi dengan menjaga agar nilai-nilai yang dianut oleh demokrasi.

"Seperti freedom of speech dan freedom of religion jangan sampai disalahgunakan oleh segelintir orang untuk mengganggu kelangsungan hidup bangsa kita," katanya.

Seminar tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa S2 dan S3 dari Harvard University dalam rangkaian kunjungan ke Indonesia, sebagai bagian program yang diselenggarakan oleh Center for Asia Leadership. Inisiatif tersebut turut diprakarsai oleh Andi Sparingga sebagai Direktur Pusat Pendidikan Harvard di Indonesia.
(mhd)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Polemik Penceramah Radikal,...
Polemik Penceramah Radikal, DPR: Penyebaran Radikalisme dan Ekstremisme Meningkat
Bikin Malu, Setop Polemik...
Bikin Malu, Setop Polemik Bansos Antara Pemprov DKI dan Pusat
Tuai Polemik Soal Merek...
Tuai Polemik Soal Merek Dagang, Pakar Jelaskan Makna Mie Gacoan
Eri Syofiar Minta Maaf...
Eri Syofiar Minta Maaf Gunakan Akun Palsu untuk Fitnah Mulyadi
Skandal Impor Beras,...
Skandal Impor Beras, Politikus PDIP Ajak Perangi Bandit Pangan yang Ambil Duit Negara
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved