Personel TNI Tertembak dalam Baku Tembak dengan Kelompok Santoso

Selasa, 20 Desember 2016 - 19:13 WIB
Personel TNI Tertembak...
Personel TNI Tertembak dalam Baku Tembak dengan Kelompok Santoso
A A A
POSO - Baku tembak kembali terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Dalam peristiwa itu seorang personel TNI terkena terluka pada bagian punggung akibat tembakan yang dilepaskan oleh kelompok bersenjata diduga sisa kelompok teroris Santoso yang kini masih berjumlah sembilan orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (20/12/2016) seorang personel TNI yang tergabung dalam Tim Nanggala 8 terluka dalam baku tembak yang terjadi di kawasan pegunungan Mantangi, Dusun Sipatuo, Desa Kilo, Kecamatan Poso pesisir utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, personel TNI yang terluka tembak itu bernama Prajurit Dua (Prada) Yusuf Bahrudin.

Dia tertembak di bagian punggung. Peristiwa tersebut terjadi saat Prada Yusuf bersama rekannya yang tergabung dalam Tim Nanggala 8 menemukan jejak mencurigakan dan mengikuti jejak itu. Saat melintasi sungai mereka ditembaki yang menyebabkan satu di antaranya terkena tembakan.

Sebagian dari tim itu kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut. Sementara personel TNI lainnya melakukan pertolongan pertama terhadap korban. Bantuan pasukan dari TNI/Polri pun dikerahkan menuju ke lokasi, termasuk dukungan satu unit helikopter jenis Helly Bell yang diturunkan di dusun sipatuo untuk membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso ataupun ke rumah sakit di Palu.

Namun beratnya medan, serta lokasi yang berjarak sekitar enam hingga 14 kilo meter dari perkampungan warga menyebabkan evakuasi berjalan lambat. Hingga menjelang malam tanda-tanda korban di bawah turun masih belum terlihat. Helikopter yang sudah disiagakan kembali terbang.

Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satgas Operasi Tinombala 2016 terkait peristiwa baku tembak tersebut. Sejauh ini operasi Tinombala 2016 sendiri masih memburu sembilan orang dari anggota kelompok Santoso yang disebut dipimpin oleh Ali Kalora. (Baca: Kapolri: Teroris yang Tertembak di Poso Positif Santoso)

Sebelum di gelarnya operasi Tinombala jumlah perkuatan kelompok teroris itu berjumlah 41 orang.
(kur)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved