Mensos Sampaikan Cara Ber-Indonesia kepada Masyarakat

Senin, 19 Desember 2016 - 18:36 WIB
Mensos Sampaikan Cara...
Mensos Sampaikan Cara Ber-Indonesia kepada Masyarakat
A A A
JAKARTA - Tantangan Indonesia sekarang adalah menjaga kemajemukan bangsa sebagai sebuah kekayaan budaya sekaligus sebagai potensi efektif bagi penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya Pancasila juga merupakan perekat batin bagi masyarakat.

Maka itu Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya di acara puncak bulan bakti kesetiakawanan sosial di Kantor Wali Kota Palangka Raya mengingatkan, kebinekaan harus berujung pada tunggal ika yang diikat dengan Pancasila. Inilah, kata dia cara ber-Indonesia.

"Kalau di Nias salamnya ya'ahowu, di Karo mejuah-juah, di Sunda sampurasun, nah kalau di Kalimantan Tengah salamnya panjang sekali. Ini menunjukkan perbedaan yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia," ujar Khofifah dalam siaran persnya, Senin (19/12/2016).

Pada kesempatan tersebut Khofifah juga menyerahkan secara simbolis bantuan berupa akta nikah 100 pasangan, akta kelahiran 100 orang, bantuan kotak mainan untuk 500 anak, bantuan pemberian nutrisi untuk 500 anak. Bantuan juga diberikan berupa alat bantu dengar, paket sembako, seragam sekolah, kursi roda, walker, korset, kruk, tongkat putih, jam tangan tuna netra, kaca mata low vision, pengaman lutut, dan sepatu sekolah.

Bantuan lainnya adalah kaca mata baca dan suplemen lansia, bantuan kelompok usaha bersama (kube) Kota Palangka Raya, dan bantuan usaha ekonomi produktif. Selain bantuan juga diberikan penghargaan kepada lembaga kesejahteraan sosial (LKS) atau organisasi sosial berprestasi, karang taruna berprestasi tingkat nasional, dan pekerja sosial masyarakat berprestasi. (Baca: ACTA Protes Polisi Tak Adil Perlakukan Aktivis dengan Ahok)

Pengharga juga diberikan kepada TKSK (tenaga kesejahteraan sosial kecamatan) berprestasi, pendamping kube berprestasi, piagam kesetiakawanan sosial nasional, dan penghargaan padma mitra award kepada 15 perusahaan, serta penandatanganan prasasti Pemberdayaan komunitas adat terpencil 2016 di empat lokasi Provinsi Kalteng (Sampit, Kapuas, Murung Raya).
(kur)
Berita Terkait
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Pertamina EP Tuntaskan...
Pertamina EP Tuntaskan 354 Program Sosial hingga September 2025
Inisiatif WINGS for...
Inisiatif WINGS for UNICEF untuk Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan di Indonesia
Gandeng Baznas, BKI...
Gandeng Baznas, BKI Jalankan Program Sosial di Sekitar Wilayah Operasi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved