Golkar Ingatkan Partai Lain Tak Ikut Campur Soal Jabatan Setnov

Senin, 28 November 2016 - 21:43 WIB
Golkar Ingatkan Partai...
Golkar Ingatkan Partai Lain Tak Ikut Campur Soal Jabatan Setnov
A A A
JAKARTA - Pengurus DPP Partai Golkar mengingatkan kader partai lain tidak mencampuri keputusan partainya yang mengembalikan Setya Novanto (Setnov) menjadi Ketua DPR, menggantikan Ade Komarudin.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman memprotes pernyataan politikus Partai Nasdem Taufiqulhadi yang dinilainya terkesan keberatan terhadap rencana Golkar mengembalikan kursi Ketua DPR kepada Setnov.

"Politisi partai lain janganlah ganggu-ganggu rumah tangga orang lain. Lebih baik urus urusan rumah tangga partai sendiri saja," katanya kepada wartawan, Senin (28/11/2016).

Maman mengatakan, kehidupan internal DPP Partai Golkar sudah sangat harmonis. Jadi tidak akan terpengaruh oleh kader partai lain. "Tidak akan berpengaruh kalau partai lain berniat mengganggu keharmonisan rumah tangga orang," katanya.

Dia mengatakan, idealnya kader partai mendukung keputusan DPP Golkar. Sebab, hubungan Golkar dengan semua partai sudah sangat baik.

Dia menegaskan, keputusan mengembalikan dan memberhentikan pimpinan DPR murni menjadi kewenangan internal Partai Golkar sesuai Pasal 87 ayat 2 huruf c Undang-undang tentang MPR DPR DPD DPRD (MD3) mengenai pemberhentian pimpinan dewan diusulkan oleh partai politik.

"Serta kebutuhan untuk mengganti Ketua DPR berdasarkan rapat Pleno DPP Golkar murni untuk mendorong percepatan konsolidasi politik nasional dan percepatan realisasi program-program legislasi yang pro rakyat," tuturnya.

Sebelumnya, rencana pergantian Ketua DPR dari Ade Komarudin ke Setnov menuai kritik. Menanggapi keputusan Rapat Pleno DPP Partai Golkar itu, politikus Partai Nasdem Taufiqulhadi menyatakan Golkar jangan sesuka hati mengganti Ketua DPR.

Menurut Taufiq, jika keputusan tersebut masih berada di tingkat fraksi, tentu itu sepenuhnya kewenangan Golkar. Namun jika sudah memasuki pembahasan di DPR, itu harus dimusyawarahkan dulu dengan seluruh fraksi.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved