Negara Dinilai Stabil, Isu Makar Hanya Resahkan Masyarakat

Rabu, 23 November 2016 - 17:09 WIB
Negara Dinilai Stabil,...
Negara Dinilai Stabil, Isu Makar Hanya Resahkan Masyarakat
A A A
JAKARTA - Isu upaya penggulingan kekuasaan atau makar di balik aksi demonstrasi 2 Desember 2016 terus menuai kritik. Pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengenai isu makar dinilai terlalu dini.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai isu makar yang dinyatakan Kapolri merupakan bentuk kepanikan luar biasa Pemerintah Jokowi menghadapi tuntutan umat Islam agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diadili.

"Larangan demo karena diduga bakal ditunggangi adalah bentuk kepanikan luar biasa dari pemerintah," kata Pangi kepada Sindonews, Rabu (23/11/2016).

Pangi mengatakan upaya makar tidak akan terjadi jika tidak ada indikasi ke arah itu, misalnya adanya kelompok militer yang tidak loyal terhadap pemerintah, rakyat yang menghendaki perubahan, serta unsur legislatif.

"Instrumen makar itu tidak ada. Tidak ada TNI yang main mata. DPR juga loyal kepada Jokowi. Partai oposisi juga berkomunikasi baik dengan Jokowi," tutur Pangi.

Menilik fakta sosial dan politik di atas, Pangi menilai kondisi Indonesia saat ini sangat stabil. Menurut dia, isu makar hanya akan menimbulkan keresahan di tengah publik.

"Semua instrumen politik loyal kepada Jokowi. Isu itu sengaja diembuskan pembisik yang ingin membuat resah masyarakat," kata Pangi.
(dam)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Emak-emak Geruduk Balai...
Emak-emak Geruduk Balai Desa, Tuntut Penuntasan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Keterbelakangan Mental
Komnas PA Minta Pelaku...
Komnas PA Minta Pelaku Persetubuhan 2 Anak Kandung Dihukum Berat
Ini Modus Bos Jasa Keuangan...
Ini Modus Bos Jasa Keuangan Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretarisnya
Astaga, Guru Ngaji di...
Astaga, Guru Ngaji di Pringsewu Tega Jejali 2 Muridnya Obat Perangsang Hingga Kejang-kejang
Lakukan Pelecehan Seksual...
Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretaris, Bos Jasa Keuangan Ini Diciduk Polisi
Berita Terkini
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved