ICW Beri Rapor Merah untuk Jaksa Agung, Begini Reaksi Komjak

Sabtu, 19 November 2016 - 19:46 WIB
ICW Beri Rapor Merah...
ICW Beri Rapor Merah untuk Jaksa Agung, Begini Reaksi Komjak
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung M Prasetyo diminta menjadikan rapor merah yang diberikan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kinerjanya.

Dengan kritik ICW diharapkan kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung), khususnya dalam pemberantasan kasus korupsi menjadi lebih baik. (Baca juga: Dapat Rapor Merah dari ICW, Begini Reaksi Jaksa Agung)

Komisioner Komisi Kejaksaan‎ (Komjak) Indro‎ Sugiarto‎ berpendapat hasil penilaian ICW harus dipandang sebagai suatu kebutuhan dan harapan publik.

"Agar kejaksaan dapat terus menerus meningkatkan kinerjanya dalam penanganan perkara korupsi," ujar Indro kepada Sindonews, Sabtu (19/11/2016). (Baca juga: Dua Tahun Kejagung Era Prasetyo Dapat Rapor Merah dari ICW)

Adapun salah satu alasan ICW memberikan rapor merah itu karena selama dua tahun kepemimpinan Muhammad Prasetyo sebagai Jaksa Agung, masih banyak kasus yang mangkrak di kejaksaan.

‎Selain itu, Jaksa Agung dianggap mengenyampingkan kualitas dalam menangani kasus korupsi, baik dari segi kasus yang belum ada tersangka maupun aktor yang dijerat.

‎Indikatornya, dari 79 tersangka korupsi yang ditetapkan, mayoritas adalah pejabat dengan jabatan tidak strategis. Seperti pejabat pembuat komitmen, panitia lelang, pegawai kementerian/lembaga, hingga pejabat BUMN/BUMD.

Berdasarkan pantauan ICW sepanjang 20 November 2014 hingga Oktober 2016, Kejagung menangani 24 kasus dengan melibatkan 79 orang tersangka dan menimbulkan kerugian negara sebanyak Rp1,5 triliun.

Dari 24 kasus tersebut, 67% atau sebanyak 16 kasus korupsi masih di tingkat penyidikan. Sementara, kasus korupsi yang naik ke tahap penuntutan hanya 33% atau delapan kasus korupsi.
(dam)
Berita Terkait
Senator Dorong Kewenangan...
Senator Dorong Kewenangan Kejaksaan Diperkuat
RUU Kejaksaan Diyakini...
RUU Kejaksaan Diyakini Perkuat Kinerja Penegakan Hukum Kejagung
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Sejumlah Capaian Kejagung...
Sejumlah Capaian Kejagung Tangani Kasus Korupsi di 2023, Ini Rinciannya
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berita Terkini
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved